TERASJABAR.ID – Arsenal dituntut mencetak sejarah baru jika ingin membawa pulang hasil positif pada leg pertama semifinal Liga Champions kontra Atletico Madrid, Rabu malam.
Tim asuhan Mikel Arteta sudah tiba di Madrid untuk menghadapi laga krusial melawan skuad Diego Simeone yang sebelumnya menyingkirkan Barcelona di perempat final.
The Gunners melaju ke semifinal setelah menundukkan Sporting Lisbon 1-0, sekaligus menandai pencapaian dua musim beruntun di fase ini, sesuatu yang belum pernah mereka raih sebelumnya.
Arteta juga sempat membawa Arsenal menang telak 4-0 atas Atletico di fase liga, namun atmosfer laga kandang di fase gugur dikenal jauh lebih sulit.
Jika mampu menang, Arsenal akan menjadi tim Liga Premier pertama yang sukses menaklukkan Atletico di kandang mereka dalam fase gugur Liga Champions.
Sepanjang sejarah, Atletico belum pernah kalah saat menjamu klub Inggris di fase ini, dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Menariknya, enam laga tersebut menghadirkan lawan berbeda seperti Chelsea, Manchester City, Liverpool, Manchester United, Leicester City, dan Tottenham Hotspur.
Atletico bahkan sempat menghajar Spurs 5-2, serta mengalahkan Liverpool dan Leicester dengan skor identik 1-0.
Sementara itu, hasil imbang juga diraih Atletico saat menghadapi Chelsea, Manchester United, dan Manchester City.
Arsenal sendiri hanya membutuhkan hasil seri untuk menyamai rekor klub, yakni 13 laga tak terkalahkan di Liga Champions seperti musim 2005-06.
Dari sisi skuad, Arteta mendapat kabar campuran.
Eberechi Eze dan Riccardo Calafiori siap tampil, tetapi Kai Havertz dipastikan absen.
Jurrien Timber juga masih dalam proses pemulihan cedera dan belum diketahui kapan kembali bermain.***















