TERASJABAR.ID – Sejumlah indikasi masalah stunting seperti anemia, kondisi berat badan yang belum optimal, serta penyakit penyerta di antaranya tuberkulosis (TB), infeksi saluran pernapasan, hingga kelainan kongenital pada Balita menjadi temuan tim dilapangan
Hal itu disampaikanKepala Dinas Kesehatan Kuningan Dr Edi Martono, saat Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Ruang Sang Adipati Gedung Setda Kuningan, Selasa (21/04/2026)
Kondisi tersebut kata dr Edi Martono, menunjukkan permasalahan stunting tidak semata berkaitan dengan asupan gizi, namun juga dipengaruhi faktor kesehatan lainnya yang memerlukan penanganan komprehensif.
Di lapangan, upaya penanganan dihadapkan pada sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan dukungan anggaran untuk pemeriksaan lanjutan seperti skrining anemia dan pemeriksaan kecacingan yang belum sepenuhnya optimal.
Masakah lainnya, cakupan intervensi masih terus ditingkatkan secara bertahap seiring dengan keterbatasan sumber daya yang ada. Peningkatan kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting, khususnya dalam mendorong orang tua agar lebih aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi anak.
Berbagai intervensi yang telah berjalan pun terus diperkuat, baik intervensi spesifik seperti pemberian makanan tambahan (PMT), ASI eksklusif, dan pemantauan tumbuh kembang, maupun intervensi sensitif seperti peningkatan kualitas sanitasi, akses air bersih, serta penguatan program keluarga berencana dan pendampingan keluarga berisiko stunting.
Dalam hal ini, Dinas Kesehatan mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, termasuk optimalisasi peran kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), agar intervensi di tingkat keluarga dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Rakor TPPS ini juga menjadi forum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan, sehingga seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan selaras dan saling mendukung.Melalui koordinasi yang semakin intensif, diharapkan setiap intervensi yang dilakukan mampu memberikan hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.
















