TERASJABAR.ID – Setelah berstatus Pelaksana Harian (Plh) Hanafi SH MH kini resmi dilantik menjadi Penjabat(PJ) Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya. Pria asal Kota Bima itu dilantik langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya H Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Bale Kota Tasikmalaya, Kamis(4/6/2026)
Viman menjelaskan, Hanafi akan menjabat sebagai Pj Sekda selama kurang lebih 22 hari ke depan. Meski singkat, masa jabatan itu diisi dengan tugas strategis yang harus segera dituntaskan.
“Pak Hanafi menjadi Pj Sekda Kota Tasikmalaya itu sekitar 22 hari,” terang Wali Kota Tasikmalaya usai pelantikan.
Menurut Viman, Hanafi sejatinya meneruskan tugas Sekretaris Daerah definitif sebelumnya. Sebagai mantan Asisten Daerah, Hanafi sudah memahami arah kebijakan pemerintah daerah terutama terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD. Karena itu, prioritas kerja yang diberikan juga mengacu pada target RPJMD yang sedang berjalan.
Prioritas pertama yang dibebankan kepada Hanafi adalah tata kelola fiskal yang dinamis. Viman menekankan pentingnya pemantauan dan koordinasi anggaran agar belanja daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.
“TAPD yang dipimpin juga harus hasilkan putusan, karena harus cermat dalam kondisi sekarang ini. Ya, harus positif bagaimana IC prioritas,” bebernya.
Tata kelola fiskal tersebut menjadi penentu kebijakan pada Juli 2026. Viman menyebut, perencanaan program tahun 2027 sudah harus ditentukan sejak Juli 2026. Karena itu, realisasi program tahun ini harus segera berjalan agar perencanaan berikutnya bisa disusun dengan data yang akurat.
Selain fiskal, Viman juga meminta Hanafi memprioritaskan program strategis nasional yang turun ke daerah. Salah satunya program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Satgas MBG di Tasikmalaya harus berjalan lebih baik dan bisa menjadi contoh daerah lain. Apalagi saat ini Badan Gizi Nasional sedang dalam proses revitalisasi dan restrukturisasi.
Isu lain yang menjadi atensi adalah Sekolah Rakyat. Viman meminta Pj Sekda segera menentukan lahan dan arah kebijakan sehingga pada akhir tahun lahan untuk Sekolah Rakyat bisa disiapkan.
Persoalan sampah juga menjadi perhatian serius. Viman menegaskan, penanganan sampah tidak boleh hanya selesai di hilir. Harus ada gerakan warga yang membangun kesadaran sejak dari hulu.
“Posisi Sekda itu sangat strategis dengan kewenangannya. Ada kegiatan libatkan sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya untuk bersihkan sampah. Kami lagi kolaborasi dengan salah satu kampus swasta,” janjinya.
Viman berharap, dengan pengalaman dan pemahaman Hanafi terhadap birokrasi Tasikmalaya, roda pemerintahan dapat berjalan lebih cepat dan program prioritas dapat terealisasi sebelum masa jabatan Pj Sekda berakhir.
Pelantikan ini juga menjadi sinyal bahwa Pemkot Tasikmalaya ingin memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di level Sekda yang dapat menghambat jalannya pemerintahan dan pelayanan publik, “pungkasnya(*)
















