TERAS JABAR – Ratusan warga komplek Melong Green, Cimahi Selatan, antusias mendengarkan khutbah Idul Adha yang disampaikan khotib dari MUI Cimahi, Ustaz H. Wawan Setiawan S.Pd.I bertempat di Lapangan Komplek Melong Green Rabu 27 Mei 2026 pagi.
Dalam khutbahnya, H Wawan menyampaikan tiga hikmah penting dari pelaksanaan ibadah haji dan kurban. Hikmah yang pertama, adalah akan tumbuh dalam diri kita rohut talbiyah atau semangat memenuhi panggilan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Ustaz Wawan menekankan bahwa dalam kehidupan kita ada tiga panggilan Allah yakni panggilan Allah melalui muazin, yang berkumandang setiap hari setiap malam sebanyak lima kali.
Kemudian yang kedua, ada panggilan Allah melalui Nabi Ibrahim Alaihissalam, yang kemudian dikenal dengan pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Suasana salat Idul Adha di Melong Green
Lalu yang ketiga, ada panggilan Allah melalui Malaikat Izrail, yang disebut dengan kematian.
“Terhadap tiga panggilan ini, kita semua, orang-orang yang beriman harus respek, harus respons, ” katanya.
Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 51:
Sesungguhnya perkataan, jawaban orang-orang yang beriman, ketika dia diajak untuk menuju Allah dan Rasul-Nya, tidak lain perkataan atau jawaban mereka adalah sami’na wa atha’na, kami dengar Ya Allah dan kami taat, kami dengar Ya Allah dan kami patuh.
Dan, kalau sudah demikian, selanjutnya Allah berfirman: wa ula’ika humul muflihun. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Di saat kita respek dan respons terhadap panggilan Allah, maka Allah golongkan kita menjadi orang-orang yang beruntung.
Ustaz Wawan melanjutkan, hikmah kedua, yang bisa dipetik dari pelaksanaan ibadah haji dan kurban adalah rohul ibadah lil ibadah, semangat ibadah kepada ibadah yang lain. Artinya apa? Totalitas dalam ibadah.
Maka, ajak khotib Wawan, marilah kita jadikan kehidupan kita dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali—bahkan tidurnya sendiri—harus menjadi ibadah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Karena tugas kita di dunia ini tidak lain kecuali untuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ” ujar Wawan.
Hikmah ketiga dari pelaksanaan ibadah haji dan kurban, mudah-mudahan tumbuh di dalam diri kita rohut tadhiyah, semangat untuk berkurban.
Orang bijak pernah mengatakan bahwa tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan, dan tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Maka, pengorbanan yang dilakukan oleh jemaah haji, pengorbanan yang dilakukan oleh orang-orang yang akan melaksanakan ibadah kurban, baik hartanya, tenaganya, waktunya, pikirannya, semoga itu untuk jalan menuju kesuksesan dunia dan akhirat.
Pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan MelOn Green ini diawali dengan pengumuman bahwa dari dua RW yakni 28 dan 29 terkumpul hewan kurban 20 ekor sapi dan puluhan ekor kambing. Setelah dipotong, dagingnya akan dibagikan kepada warga Melong Green. ***

















