TERASJABAR.ID – Pemerintah Pakistan membantah laporan media Amerika Serikat yang menyebut adanya pesawat Iran di Pangkalan Udara Nur Khan.
Islamabad menilai informasi tersebut menyesatkan dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Pakistan menolak laporan CBS News yang mengaitkan keberadaan pesawat Iran dengan situasi gencatan senjata di kawasan.
Pemerintah Pakistan menilai narasi tersebut bersifat spekulatif dan berpotensi mengganggu upaya menjaga stabilitas regional.
Pesawat dari Iran maupun United States memang sempat mendarat di Pakistan.
Namun, kedatangan itu disebut semata-mata untuk mendukung mobilitas diplomat, personel keamanan, serta tim administrasi yang terlibat dalam proses diplomasi dan pembicaraan de-eskalasi konflik.
Pemerintah Pakistan menjelaskan sejumlah pesawat dan staf pendukung masih berada sementara di wilayahnya karena adanya kemungkinan kelanjutan pembicaraan antar pihak terkait.
Meski demikian, pemerintah menegaskan belum ada negosiasi resmi baru yang kembali dimulai.
Islamabad juga menepis tudingan bahwa pesawat Iran ditempatkan di Pakistan untuk tujuan militer atau perlindungan dari potensi serangan udara Amerika Serikat.
Pemerintah menegaskan posisinya tetap netral dan fokus mendukung jalur diplomasi demi menjaga perdamaian kawasan.
Sebelumnya, CBS News melaporkan Pakistan diduga menjadi penghubung diplomatik antara Teheran dan Washington sambil diam-diam mengizinkan pesawat militer Iran berada di pangkalan udaranya.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu yang memicu balasan Teheran serta penutupan Selat Hormuz.-***
















