TERASJABAR.ID – Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyiapkan tiga langkah strategis penataan Pasar Tumpah Cikarang Utara untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan kenyamanan pedagang, dan menciptakan kawasan belanja yang lebih tertib bagi masyarakat.
Ia menyampaikan hal itu saat rapat koordinasi di Kantor Bupati Bekasi yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan perangkat daerah guna membahas penertiban pedagang yang masih menggunakan bahu hingga badan Jalan RE Martadinata untuk berjualan.
Asep Surya Atmaja meminta pedagang memanfaatkan area yang telah disediakan agar aktivitas perdagangan tidak mengganggu lalu lintas dan ketertiban umum.
“Kami ingin menata para pedagang agar lebih tertib dan teratur sehingga tercipta kondisi yang kondusif serta tidak mengganggu ketertiban umum,” ujar Asep.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyiapkan pembenahan fasilitas pasar berupa sanitasi, saluran air, dan pengelolaan sampah agar lingkungan pasar lebih bersih dan sehat bagi pedagang maupun pembeli.
Selain penataan jangka pendek, pemerintah daerah merancang perluasan area dagang secara bertahap untuk menampung lebih banyak pedagang sesuai klaster usahanya.
“Ke depan kita ingin ada perluasan dan penataan pasar sehingga para pedagang lebih nyaman berjualan dan masyarakat juga nyaman berbelanja,” kata Asep.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya, menjelaskan langkah pertama dilakukan melalui pembentukan satuan tugas gabungan bersama TNI dan Polri yang berjaga dalam tiga shift setiap hari.
“Tujuannya agar tidak ada lagi pedagang yang maju hingga ke bahu maupun badan Jalan RE Martadinata,” ujar Surya.
















