terasjabar.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Perpres Ekstremisme Dinilai Rentan Multitafsir

Eka Purwanto by Eka Purwanto
8 Mei 2026 14:24
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perpres Ekstremisme Dinilai Rentan Multitafsir

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. (dpr.go.id)

TERASJABAR.ID – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti adanya potensi penafsiran ganda dalam Lampiran Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 yang mengatur definisi serta ruang lingkup ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Ia menilai beberapa ketentuan di dalamnya berisiko menimbulkan pelabelan yang tidak objektif terhadap kelompok masyarakat tertentu.

ADVERTISEMENT

Dalam lampiran tersebut disebutkan sejumlah faktor pemicu ekstremisme berbasis kekerasan, antara lain potensi konflik komunal yang dipicu sentimen primordial dan keagamaan, kesenjangan ekonomi, perbedaan pandangan politik, perlakuan tidak adil, serta intoleransi dalam kehidupan beragama.

TB Hasanuddin menekankan bahwa tiga poin utama, yakni kesenjangan ekonomi, perbedaan politik, dan ketidakadilan, perlu dijelaskan secara lebih cermat agar tidak menimbulkan interpretasi yang keliru di lapangan.

Ia mengingatkan bahwa istilah tersebut sangat rentan ditafsirkan secara sepihak sehingga dapat berujung pada stigmatisasi.

Ia menegaskan bahwa ketika kesenjangan ekonomi memicu kemiskinan, negara seharusnya hadir melalui kebijakan pemerataan dan perlindungan sosial, bukan semata melalui pendekatan keamanan.
Menurutnya, masyarakat yang menyampaikan protes atas ketidakadilan ekonomi tidak boleh serta-merta dicurigai sebagai kelompok ekstrem.

Selain itu, ia juga menyoroti dimasukkannya perbedaan pandangan politik sebagai faktor pemicu ekstremisme.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan hak konstitusional warga negara yang tidak boleh dibatasi dengan alasan keamanan.

RELATED POSTS

Menakar Nasib IKN dalam Kaleidoskop Kebijakan 2025

TB Hasanuddin meminta agar implementasi Perpres dilakukan secara transparan dan proporsional, tanpa membuka ruang kriminalisasi terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat secara damai.

Ia menegaskan bahwa penanganan ekstremisme harus tetap berlandaskan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, serta penyelesaian akar persoalan sosial secara adil.-***

Tags: EkstremismeMultitafsirPerpres
ShareTweetSend

Related Posts

Menakar Nasib IKN dalam Kaleidoskop Kebijakan 2025
Ragam

Menakar Nasib IKN dalam Kaleidoskop Kebijakan 2025

31 Des 2025 15:51
Next Post
Terbaru! Bagi Kopi Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! Bagi Kopi Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Warga Cijoho Tolak Alih Fungsi Lapang Randu, Tapi Bupati Tetap Tandatangani MoU Bersama Investor

Warga Cijoho Tolak Alih Fungsi Lapang Randu, Tapi Bupati Tetap Tandatangani MoU Bersama Investor

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

2 Jun 2026 16:54
5 Orang Sekeluarga di Indramayu Dibunuh, Bukti Ilmiah Inafis Hancurkan Narasi Terdakwa

5 Orang Sekeluarga di Indramayu Dibunuh, Bukti Ilmiah Inafis Hancurkan Narasi Terdakwa

0
Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

0
48 Tim Siap Bertarung, Atmosfer Piala Dunia 2026 Mulai Terasa

Setelah Setengah Abad, Haiti Kembali Meramaikan Panggung Piala Dunia

0
Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

0
5 Orang Sekeluarga di Indramayu Dibunuh, Bukti Ilmiah Inafis Hancurkan Narasi Terdakwa

5 Orang Sekeluarga di Indramayu Dibunuh, Bukti Ilmiah Inafis Hancurkan Narasi Terdakwa

6 Jun 2026 14:38
Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

6 Jun 2026 13:06
48 Tim Siap Bertarung, Atmosfer Piala Dunia 2026 Mulai Terasa

Setelah Setengah Abad, Haiti Kembali Meramaikan Panggung Piala Dunia

6 Jun 2026 12:33
Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

6 Jun 2026 12:14

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.