TERASJABAR.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan telah mengarahkan timnya untuk menyiapkan langkah blokade tambahan terhadap Iran.
Laporan dari The Wall Street Journal yang mengutip sejumlah pejabat AS menyebutkan bahwa dalam beberapa pertemuan terakhir, Trump memilih strategi peningkatan tekanan ekonomi, khususnya dengan menargetkan ekspor minyak Iran.
Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah membatasi lalu lintas pelayaran menuju dan dari pelabuhan Iran guna memperketat isolasi ekonomi negara tersebut.
Menurut sumber yang sama, Trump menilai opsi lain seperti melanjutkan serangan militer atau menarik diri dari konflik justru memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan mempertahankan kebijakan blokade.
Sebelumnya, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Serangan itu kemudian dibalas Teheran dengan menargetkan kepentingan AS di kawasan, termasuk di wilayah negara-negara Teluk.
Upaya meredakan ketegangan sempat dilakukan melalui gencatan senjata pada 8 April yang dimediasi Pakistan. Pembicaraan lanjutan di Islamabad pada 11–12 April berlangsung tanpa kesepakatan konkret.
Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata diperpanjang atas permintaan Pakistan sembari menunggu proposal dari Iran.
Namun, pada Senin, ia mengindikasikan kemungkinan menolak usulan terbaru Teheran, termasuk rencana pembukaan kembali Selat Hormuz dengan pembahasan isu nuklir ditunda ke tahap berikutnya.-***














