Oleh : Djodjo Sutardjo ( Wartawan Senior terasjabar.id)
Musyawarah Cabang DPC PKB Kota Cirebon, baru saja usai Sabtu (18/4) lalu, namun gaungnya masih terasa hingga saat ini, bahkan semakin ramai menunggu pengumuman dari DPP PKB terutama tentang siapa nama yang akan menjadi Ketua DPC PKB Kota Cirebon, beserta pengurus lainnya.
Apalagi bila dikaitkan dengan rencana ambisiusnya di tahun 2029, di mana PKB Kota Cirebon berambisi untuk merebut kursi Walikota Cirebon, maka sosok ketua DPC akan menjadi sosok penting untuk menakhodainya.
Dari hasil Muscab beberapa waktu lalu, DPC PKB Kota Cirebon telah mengirimkan 4 nama ke FPP PKB yang merupakan hasil penjaringan . Ke empat nama itu, yaitu Hj. Siti Farida (wakil Walikota), Syaifurohman ( Ketua DPC PKB dan Anggota DPRD), Wahid ( anggota DPRD) dan Achmad Jajuli ( PMII) . Ke empat nya punya peluang yang sama untuk menduduki pucuk pimpinan tertinggi di DPC PKB Kota Cirebon. Tapi sudah bukan rahasia umum bagi masyarakat PKB, bahwa Ibu Farida, demikian biasa di panggil, menjadi kandidat terkuat untuk menjadi Ketua DPC PKB Kota Cirebon tahun 2026 – 2029.
Dan sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa kemenangan pasangan Walikota dan Wakil walikota beberapa waktu lalu, peranan sosok Siti Farida sangat menentukan.
Di tengah Issu beredar di kalangan internal , bahwa Ibu Farida tidak bersedia menjadi ketua DPC, tapi masyarakat bawah tetap berharap agar DPP PKB akan menunjuk Ibu Farida untuk menjadi nakhoda DPC PKB di Kota Cirebon.
Sementara nama Syaifurohman juga masih sangat diperhitungkan di kalangan internal maupun eksternal PKB. Apalagi selama kepemimpinan nya, PKB Kota Cirebon berhasil menambah kursi legislatif, dari 2 menjadi 3 kursi dan memiliki fraksi utuh. Itu sejarah positif untuk PKB Kota Cirebon. Andai benar, Ibu Farida tidak bersedia menjadi ketua maka Syaefurohman atau akrab dipanggil Gus iful, punya peluang untuk kembali menduduki kursi ketua.
Nama lain yang terjaring oleh DPP adalah new comer anggota DPRD bernama Abdul Wahid Wadinih, sosok muda dan punya jaringan kuat di daerah pemilihan Kesambi. Sosok muda visioner ini, dilirik DPP untuk ikut kontestasi perebutan kursi ketua, bersama sosok muda bernama Achmad Jajuli dari unsur PMII.
Menurut Kang Wahid, biasa dipanggil para nahdiyin, sangat percaya pada DPW Maupun DPP, bahwa yang akan dipilih setelah menjalani proses UKK adalah kandidat yang punya integritas tinggi, loyalitas tinggi dan totalitas tinggi ” Ketua terpilih nanti, selain punya kualitas premium dalam menjaga soliditas, kekompakkan dan kondusifitas partai, tentu harus punya kemampuan dan melahirkan keberanian maju sebagai calon walikota, khususnya dari kader internal PKB “ujarnya berapi api.
Selama bulan Ini hingga Mei ke empat kandidat itu mengikuti proses uji kelayakan yang diselenggarakan oleh DPP.
Dalam musda itu, DPC PKB kota Cirebon berani mentargetkan 6 kursi untuk pemilu mendatang. Target itu bukan asal bunyi tentunya. Karena PKB kota Cirebon ke depan, berambisi untuk memenangkan kadernya menjadi Walikota Cirebon.
Menurut sesepuh PKB Kota Cirebon, sekaligus Ketua Dewan Suro PKB, Habib Humed Yahya, 4 kader terbaik PKB saat ini sedang menjalani test UKK ( ujian kelayakan dan kepatutan) di DPW Jawa Barat, sebagai Calon Ketua DPC.
Selanjutnya akan diputuskan oleh DPP.
Sambil menunggu keputusan DPP, Humed berharap agar seluruh kader untuk tetap solid dan menghormati seluruh keputusan DPP. ” Apapun keputusan DPP itu adalah yang terbaik untuk DPC. Semua harus legowo” Begitu katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh, ketua DPC PKB kota Cirebon, agar seluruh kader, utamanya para pengurus harus tidak boleh lelah untuk terus Berjuang membesarkan PKB di Pemilu yang akan datang. ” Kita ikuti dan hormati seluruh proses musyawarah, dari tingkat bawah sampai pusat” Ujarnya.
Gaung pasca musda juga yang tak kalah ramai dibicarakan kalangan internal mengenai sosok ketua dewan suro.
Saat ini dewan suro masih dipegang oleh kang Humed Yahya.
Ada nama lain yang sedang kasak kusuk yaitu Kang Yusuf. Keduanya sangat di kenal di kalangan PKB Kota Cirebon. Soal siapa nanti yang secara resmi mendapat restu dari DPP, masih berbunyi nyaring seperti suara tokek. Mereka sangat percaya bahwa keputusan “langit” adalah yg terbaik utk mereka.
Semuanya yang terbaik menurut DPP adalah yang terbaik bagi DPC. Kalimat bijak itulah dari semua Nara sumber berujar.
Sukses PKB OTW 2029.
















