TERASJABAR.ID – Kesetaraan gender di lingkungan TNI dinilai masih perlu diperkuat, khususnya dalam membuka peluang bagi prajurit perempuan untuk menempati posisi teknis hingga jabatan strategis.
Selama ini, kontribusi perempuan masih lebih dominan di bidang administratif, pendidikan, dan kesehatan.
Anggota Komisi I DPR RI, Desy Ratnasari, menilai kesempatan perempuan untuk mencapai posisi puncak masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari sisi kebijakan maupun faktor sosial.
“Kalau bicara tentang gender equality ataupun kesetaraan gender dan kesempatan perempuan untuk bisa hadir sebagai perwira tinggi ataupun sebagai pimpinan puncak di tubuh TNI tentunya itu dikembalikan lagi kepada kebijakan Menhan, Panglima TNI dan juga KASAD. Yang saya ketahui memang tidak banyak perempuan bisa memiliki pilihan untuk bisa meningkatkan kariernya hingga tingkat perwira tinggi yang setinggi-tingginya di dalam tubuh TNI,” tutur Desy, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Jumat, 24 Apri 2026.
Menurutnya, salah satu kendala utama adalah keterbatasan akses terhadap penugasan lapangan, terutama terkait tour of area yang menjadi faktor penting dalam jenjang karier militer.
Ia menyebut, kesempatan tersebut sering kali tidak sepenuhnya terbuka bagi perempuan, sehingga ruang untuk menunjukkan kemampuan di bidang teknis menjadi terbatas dibandingkan prajurit laki-laki.
Dalam kesempatan itu, Desy juga memberi motivasi kepada prajurit perempuan, khususnya Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), agar berani mengembangkan potensi diri dan aktif mengejar peluang karier sejak dini.
Ia menegaskan bahwa perempuan seharusnya diberi ruang untuk menentukan pilihan kariernya sendiri, termasuk dalam menghadapi tantangan penugasan di berbagai wilayah.
Ia juga menyoroti pentingnya melibatkan perspektif perempuan dalam pengambilan kebijakan terkait penempatan dan pengembangan karier.
Hingga kini, jumlah perwira tinggi perempuan di TNI AD masih terbatas, meski telah menunjukkan perkembangan sejak Kartini Hermanus menjadi jenderal pertama pada 2000 hingga Dian Andriani Ratna Dewi yang kini berpangkat mayor jenderal.-***














