terasjabar.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 30 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Perang Iran-Israel (As) hari ke 40; Trump “Menyerah” dan Sepakat Genjatan Senjata Dua Pekan

Herman by Herman
9 Apr 2026 05:17
in Berita Utama, Ragam
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ini Proposal Damai 10 Poin Iran, Gencatan Senjata Sementara Disepakati

Gencatan Senjata AS-Iran Disepakati?

Oleh Aguk Irawan MN

Trump, Sang Penguasa Gedung Putih yang sebelumnya berjanji dan bersumpah akan menjadikan Iran kembali ke zaman batu, atau menghapus peradaban ribuan tahun Iran dalam semalam, tak terbukti. Sebuah narasi keangkuhan yang membuat dunia menahan napas sejenak.

Namun, apakah semua ancaman itu membuat rakyat Iran gemetar? Lalu mereka berbondong-bondong untuk sembunyi di Bunker? Tidak. Di sinilah keharuan itu kita saksikan bersama; Ratusan ribu, bahkan jutaan rakyat Iran justru bergerak bagai arus sungai yang deras. Mereka tidak takut dan menjauh, melainkan mendekat.

Mereka datang, berkumpul di satu-dua titik dan menduduki lokasi-lokasi infrastruktur strategis, menjadikannya perisai hidup. Mereka bahkan menyuarakan yel-yel: “Wahai Trump! Kami disini. Silahkan serang kami. Perlu kamu mengerti, kami hidup tidak hanya kali ini, tapi akan abadi bersama rabbi izzati…”

Di depan mata dunia, gertakan “24 x 2” Trump lalu menguap bagai embun dan ditelan matahari pagi. Sang raksasa Amerika itu mendadak tergagap melihat pemandangan itu. Itu bukan sekadar perlawanan fisik; itu adalah perlawanan spiritual, di mana nyawa dianggap lebih murah daripada kehormatan agama dan bangsanya. Trump kaget. Dunia terperangah.

Sedangkan suara-suara sumbang di dalam negeri Trump sendiri semakin mengancam, ada 55 anggota kongres—baik dari Demokrat maupun Republik—mulai meneriakkan bahayanya Trump. Belasan Jendral membelot dari perintahnya. Dan, ia sunguh dianggap tak lagi layak memegang kendali Gedung Putih. Amandemen konstitusi didengungkan, sebuah tanda bahwa arogansi telah memakan tuannya sendiri.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, drama berganti cerita. Satu episode ancaman hancur lebur itu mendadak luluh menjadi kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan, dimediasi oleh Pakistan—sebuah cara halus bagi Trump untuk mengubur rasa malu. Dan, poin krusialnya mencengangkan: Amerika menerima sepuluh permintaan Iran, termasuk penghentian total serangan ke Iran dan pencabutan embargo ekonomi, tanpa melibatkan Netanyahu yang kini terisolasi dalam kepanikannya sendiri.

Delapan poin berikutnya adalah; Penghentian invasi militer ke negara teluk. Kelanjutan kontrol Iran atas Selat Hormuz. Pengakuan atas hak Iran untuk pengayaan uranium. Penghentian semua resolusi Dewan Keamanan PBB. Penghentian semua resolusi Dewan Gubernur. Pembayaran kompensasi kepada Iran. Penarikan pasukan AS dari kawasan teluk dan mengakhiri perang di semua front, termasuk Lebanon.

Bayangkan, pemegang pedang terpaksa menyarungkan senjatanya karena nyali yang menciut di hadapan rakyat yang bersiap syahid. Namun, benarkah ini tanda menyerah? Bagi nurani yang tajam, ini hanyalah napas sejenak sebelum takdir benar-benar ditentukan. Iran tak pernah bernegosiasi dalam ketakutan.

Saat Trump memperpanjang tenggat waktu, tangan-tangan besi Iran justru meluluh-lantakkan perusahaan-perusahaan sekutu AS—Sabic di Saudi, raksasa minyak di Kuwait, UEA, hingga target bernilai 30 miliar dolar di teluk. Bahkan, perusahaan sekelas OpenAI di Teluk pun tak luput dari bidikan.

RELATED POSTS

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

Trump Nilai Pemulihan Internet Jadi Tanda Iran Ingin Capai Kesepakatan

Jutaan Orang Terancam Kelaparan, World Food Programme: Perang Iran Perparah Krisis Kelaparan Global

Serangan AS ke Iran Hancurkan Harapan Damai, Harga Minyak Melonjak

Laporan Intelijen Barat mencatat, ada 15 ribu rudal balistik dan 45 ribu drone masih bertengger, siap meluluhlantakkan siapapun yang berani mengusik. Ini bukan lagi perang konvensional; ini semacam perang sabil.

Alhamdulillah, gencatan senjata ini terwujud.
Mungkin ini adalah cara semesta berbisik: sudahilah. Skenario “ledakan fiskal” yang sempat membuat jantung dunia berdegup kencang, insyaallah, bisa dihindari. Skenario terburuk di mana 15 juta relawan Iran siap bertempur, perlahan ditarik dari ujung tanduk.

Kemudian kita melihat adegan-adegan memukau di panggung diplomasi. Sosok seperti Abbas Araghchi, Mohammad Marandi, dan almarhum Ali Larijani, dengan kecerdasan yang memikat—perpaduan antara wittiness dan filsafat—telah berhasil mencuri hati dunia. Mereka menunjukkan bahwa Iran bukan sekadar kekuatan militer, melainkan peradaban yang panjang sebuah bangsa.

Namun, mungkin di balik layar, duka dan dendam masih menyisakan bara. Narasi kesewenang-wenangan Trump dan Netanyahu telah terpatri. Rakyat Iran bersumpah, bahkan jika perang ini berhenti, perburuan keadilan atas kejahatan perang mereka akan melampaui masa jabatan. Ada keyakinan, bahwa siapapun yang menabur badai kesombongan, akan menuai badai kehancuran.

Sementara ini, Selat Hormuz kembali tenang, dan Iran telah memenangkannya. Negeri para mullah ini bersiap menyongsong bonanza ekonomi, bangkit dari abu embargo, siap menata ulang dunia yang lebih adil.

Perang ini adalah pelajaran. Bahwa di atas segala kecanggihan senjata, ada kekuatan yang tak terlihat: tekad, keyakinan, dan cinta pada tanah air yang tak bisa dibeli dengan dolar, pun tak bisa dihancurkan dengan gertakan. Semoga perdamaian yang sesungguhnya benar-benar terwujud di Timur Tengah, dan dengan berlalunya waktu, semua luka-luka yang “dalam” tersembuhkan. Amin (Aguk Irawan MN)

Tags: asIranperang
ShareTweetSend

Related Posts

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat
News

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

30 Mei 2026 03:13
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran
News

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

30 Mei 2026 03:00
Trump Nilai Pemulihan Internet Jadi Tanda Iran Ingin Capai Kesepakatan
News

Trump Nilai Pemulihan Internet Jadi Tanda Iran Ingin Capai Kesepakatan

28 Mei 2026 01:18
Jutaan Orang Terancam Kelaparan, World Food Programme: Perang Iran Perparah Krisis Kelaparan Global
News

Jutaan Orang Terancam Kelaparan, World Food Programme: Perang Iran Perparah Krisis Kelaparan Global

28 Mei 2026 00:56
Serangan AS ke Iran Hancurkan Harapan Damai, Harga Minyak Melonjak
News

Serangan AS ke Iran Hancurkan Harapan Damai, Harga Minyak Melonjak

27 Mei 2026 02:44
Gencatan Senjata Terancam setelah Serangan AS ke Iran
News

Gencatan Senjata Terancam setelah Serangan AS ke Iran

27 Mei 2026 02:34
Next Post
Erwan: Konsistensi dan Kolaborasi Antar Daerah Menjadi Tren Penurunan Stunting

Erwan: Konsistensi dan Kolaborasi Antar Daerah Menjadi Tren Penurunan Stunting

Dua Rumah Diterjang Longsor di Sumedang Selatan, 4 Warga Tertimbun, 3 Selamat, 1 Masih Dicari

Dua Rumah Diterjang Longsor di Sumedang Selatan, 4 Warga Tertimbun, 3 Selamat, 1 Masih Dicari

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

0
Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

0
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

0
Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

0
Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

30 Mei 2026 03:33
Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

30 Mei 2026 03:13
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

30 Mei 2026 03:00
Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

30 Mei 2026 02:44

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.