TERASJABAR.ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Kuningan, memporakporandakan infrastruktur jembatan Cijemit yang saat ini tengah di renovasi, tiba-tiba diterjang banjir bandang sungai Cipedak di Desa Cijemit Kecamatan Ciniru, Sabtu petang (28/03/2026).
Porakporandanya jembatan tersebut kata Boni Warga Ciniru, akibat luapan banjir bandang hingga tidak kuat menahan derasnya terjangan banjir yang sangat hebat Cipedak. Bahkan besi bentangan jembatan hanyut diterjang banjir.
Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Indra Bayu Permana melalui Kabid Teddy Bisma, kejadian pasca banjir sungai cipedak progres rehab jembatan baru 50%.
Perbaikan jembatan baru abutment selatan selesai kondisi baik. Abutment utara sedang selimut beton (50%) TpT sayap utara hilir (80%) semuanya kondisi baik.
Berikutnya Gelagar besi 4 buah sudah diposisi dan menopang di atas pilar tengah (dalam design akan dibongkar belakangan), ternyata di luar dugaan banjir sungai cipedak yang terjadi menghanyutkan pilar tengah jembatan Dan 3 buah besi wf gelagar ikut terseret banjir.
Padahal Jembatan bambu penyebrangan sementara sudah terbangun hampir dua bulan tidak pernah tersentuh banjir meski kerap dilanda guyuran hujan.
Lain halnya dengan luapan sungai cipedak, papar dia. Tinggi luapan banjir vertikal di area hampir 7~8 meter. Beruntung Besi wf untuk gelagar yang terseret banjir masih di sekitar jembatan.Evakuasi besi wf Gelagar dilakukan Minggu (29/3/2026).
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian RY didampingi Kalaka BPBD Indra Bayu Permana, saat meninjau langsung lokasi banjir, memastikan: meski jembatan Cijemit rusak diterjang banjir renovasi tetap akan terus dilaksanakan hingga selesai, ucap Bupati Dian Minggu (29/03/2026).












