TERASJABAR.ID – Pernahkah Anda benar-benar merasakan cita rasa makanan yang dikonsumsi, atau justru sering makan sambil melakukan aktivitas lain seperti belajar atau menonton?
Jika kebiasaan makan terburu-buru masih sering dilakukan, ini saat yang tepat untuk mengenal konsep mindful eating, yaitu pendekatan makan yang kini semakin populer karena manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.
Mindful eating adalah cara makan dengan kesadaran penuh terhadap pengalaman mengonsumsi makanan, termasuk rasa, aroma, dan teksturnya (Nelson, 2017).
Konsep ini berakar dari mindfulness, yaitu kemampuan memusatkan perhatian pada momen saat ini secara sadar tanpa memberikan penilaian (Kabat-Zinn, 2015).
Tujuannya adalah membantu individu lebih menikmati makanan sekaligus membangun hubungan yang lebih sehat dengan pola makan.
Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak orang makan sambil melakukan aktivitas lain sehingga kurang fokus pada makanan.
Kebiasaan ini sering dipengaruhi oleh emosi, rutinitas, atau gangguan kecil (Wansink dalam Kristeller & Epel, 2014), yang dapat menyebabkan mindless eating.
Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa mindful eating mampu meningkatkan pola makan sehat serta mengurangi perilaku makan berlebihan dan dorongan makan yang tidak terkontrol (Jordan dkk., 2014; Monroe, 2015).
Pendekatan ini juga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan berat badan serta kesehatan mental (Kristeller & Epel, 2014).
Beberapa langkah yang dapat diterapkan antara lain makan lebih perlahan, mengenali sinyal lapar dan kenyang, mengurangi porsi, menghindari distraksi seperti gawai, serta menikmati setiap gigitan dengan penuh kesadaran.
Walaupun tidak mudah karena kebiasaan lama dan kesibukan, latihan bertahap dapat membantu menjadikannya bagian dari rutinitas.
Dengan membiasakan mindful eating, makan tidak lagi sekadar kebutuhan, tetapi juga menjadi momen untuk menghargai diri, menikmati hidup, dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.-***













