TERASJABAR.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melontarkan pernyataan keras terkait kemungkinan konflik militer.
Ia menyebut pasukan Iran saat ini disebut sedang bersiap menghadapi kemungkinan kedatangan tentara Amerika di lapangan dan tidak akan ragu untuk melawan jika hal tersebut benar-benar terjadi.
Ghalibaf juga menuding bahwa Washington diam-diam tengah merencanakan operasi militer darat, meskipun di sisi lain pemerintah AS masih menyampaikan pesan diplomasi kepada dunia internasional.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat kekhawatiran bahwa konflik di kawasan Timur Tengah bisa meningkat menjadi konfrontasi terbuka antara kedua negara.
Sementara itu, Pentagon dilaporkan sedang mempersiapkan berbagai skenario militer, termasuk kemungkinan operasi darat di wilayah Iran.
Persiapan tersebut disebut sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir, bersamaan dengan pengiriman ribuan tentara dan marinir Amerika ke kawasan Timur Tengah untuk memperkuat posisi militer mereka.
Situasi ini membuat ketegangan global kembali meningkat, terutama karena konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat berpotensi memicu reaksi dari negara-negara lain di kawasan.
Banyak pihak pun mulai khawatir bahwa eskalasi ini bisa berdampak luas, tidak hanya secara militer tetapi juga terhadap stabilitas politik dan ekonomi dunia.-***












