TERASJABAR.ID – Kolesterol dalam batas normal sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Karena itu, penting memahami angka normal, waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan, serta cara menjaga kadarnya agar tetap stabil.
Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke.
Kolesterol sendiri merupakan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel dan memproduksi hormon.
Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, risiko gangguan jantung dan stroke akan meningkat.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui angka kolesterol normal maupun kapan sebaiknya melakukan pemeriksaan.
Kadar kolesterol terdiri dari beberapa jenis, yaitu kolesterol baik (HDL), kolesterol jahat (LDL), trigliserida, dan kolesterol total.
HDL idealnya berada di atas 60 mg/dL, sedangkan LDL sebaiknya kurang dari 100 mg/dL.
Trigliserida disarankan di bawah 150 mg/dL, sementara kolesterol total normal berada di bawah 200 mg/dL.
Nilai tersebut bisa dipengaruhi oleh pola makan, berat badan, gaya hidup, hingga faktor keturunan.
Pemeriksaan kolesterol sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko seperti merokok, obesitas, diabetes, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Jika hasilnya normal, pemeriksaan dapat diulang setiap lima tahun. Agar hasil tes lebih akurat, pemeriksaan biasanya dilakukan di pagi hari setelah berpuasa.
Menjaga kadar kolesterol tetap normal dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.
Mengurangi makanan berlemak trans, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, rutin berolahraga, serta berhenti merokok merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.-***















