terasjabar.id
Senin, 16 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 16 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

Mudik ke Kampung (Akhirat)

ehr by ehr
16 Mar 2026 17:05
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mudik ke Kampung (Akhirat)

Mudik ke Kampung (Akhirat)

Oleh : Didi Junaedi

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Man ‘arafa bu’da al-safari ista’adda, siapa yang tahu jauhnya sebuah perjalanan, pasti akan mempersiapkan bekalnya. Demikian sebuah ungkapan hikmah menyatakan.

Hari-hari ini hingga beberapa hari ke depan menjelang lebaran, jika kita amati kondisi jalan raya, akan tampak jelas berbeda dari beberapa hari sebelumnya. Ya, fenomena arus mudik yang ditandai dengan semakin meningkatnya volume kendaraan di jalan raya menjadi pemandangan tahunan yang lazim kita jumpai.

Mudik sendiri adalah istilah khas di masyarakat negeri ini yang berarti ‘pulang kampung’ saat menjelang lebaran atau hari raya (Idul Fitri).

Ada sementara orang yang mengatakan bahwa mudik itu berasal dari kata ‘udik’, yang berarti kampung. Kemudian ketika menjadi kata ‘mudik’ artinya, menjadi udik atau kembali ke kampung, atau pulang kampung.

Dalam tulisan ini, saya ingin membaca fenomena mudik ini dalam tinjauan filosofis—jika bisa disebut demikian.

Tradisi mudik ini menunjukkan bahwa pada hakekatnya setiap manusia selalu rindu pada asal-muasalnya, pada keluarganya, pada tanah kelahirannya.

Betapa pun ia sudah mencapai tingkat kesuksesan hidup di kota, jika dilihat dari materi, ilmu, pengalaman, jabatan, popularitas, dan seluruh aspek kehidupan yang melingkupinya, tetap saja kerinduan untuk bernostalgia dengan masa lalu, mengingat saat-saat hidup di kampung yang asri, guyub, penuh dengan semangat kekeluargaan dan persaudaraan menjadi pengalaman yang terus menerus ingin tetap dikenang. Dan mudik adalah cara paling mungkin untuk menikmati semua kenangan itu.

Tak heran, demi memenuhi hasrat kembali ke kampung halaman, berkumpul bersama sanak famili di tanah kelahirannya itu, orang-orang rela melakukan apa saja, agar bisa setiap tahun mudik ke kampung halaman.

Beragam bekal dipersiapkan, dari mulai kendaraan, bekal selama di perjalanan, hingga oleh-oleh untuk orang tua, saudara, kerabat serta handai taulan. Tak lupa, mereka pun menyiapkan ‘angpau’ berupa beberapa lembar uang untuk diberikan kepada saudara-saudara mereka, baik adik, keponakan, sepupu dan yang lainnya.

RELATED POSTS

Menhub Tinjau Tiga Pelabuhan di Banten, Pastikan Penyeberangan Jawa-Sumatera Lancar Jelang Arus Mudik

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Serta Banjir Rob Saat Mudik Lebaran di Jabar

Mudik Lebih Aman dan Nyaman, Wamenaker: Pekerja/Buruh Layak Dapat Apresiasi Nyata

Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

BAZNAS RI Lepas Tim Siaga Pos Mudik 2026 di 21 Titik

ADVERTISEMENT

Demikian gempitanya tradisi mudik ini, hingga menyita perhatian sebagian besar penduduk negeri ini. Media pun tak mau ketinggalan. Setiap waktu, hampir seluruh stasiun televisi menyiarkan kabar terbaru seputar arus mudik ini.

Dari fenomena tradisi mudik ini kita bisa mengambil sebuah pelajaran penting. Bahwa untuk memenuhi hasrat kembali ke kampung halaman, setiap orang rela berkorban apa saja. Untuk bisa menikmati suasana alami di kampung yang asri dan jauh dari hiruk-pikuk​ persaingan dan kepentingan layaknya di kota-kota besar, orang-orang mau melakukan apa saja.

Pertanyaannya kemudian, jika untuk mudik ke kampung halaman (di dunia) yang hanya beberapa saat saja, setiap orang rela berkorban apa saja, membawa bekal yang cukup agar bisa menikmati perjalanan, juga bisa tenang ketika tiba dan berada di kampung halaman, maka bagaimana pula dengan persiapan serta bekal yang akan dibawa untuk mudik ke kampung akhirat, yang kita tidak pernah tahu berapa lama akan tinggal di sana?

Inilah pertanyaan filosofis yang perlu kita ajukan kepada diri kita masing-masing. Sudah siapkah kita jika suatu waktu nanti kita harus segera mudik ke kampung akhirat? Sudah cukupkah bekal yang akan kita bawa untuk melakukan perjalanan panjang yang entah berapa lama kita akan berada di sana?

Belajar dari fenomena mudik ini, hendaknya kita sesegera mungkin menyiapkan bekal sebanyak-banyaknya untuk persiapan melalui perjalanan panjang mudik kita ke akhirat nanti. Sehingga selama perjalanan hingga sampai tujuan nanti, kita akan merasakan ketenangan dan kenikmatan. Layaknya para pemudik yang membawa bekal yang cukup untuk kembali ke kampung halamannya. Semoga.

Tags: AkhiratKampungmudik
ShareTweetSend

Related Posts

Menhub Tinjau Tiga Pelabuhan di Banten, Pastikan Penyeberangan Jawa-Sumatera Lancar Jelang Arus Mudik
News

Menhub Tinjau Tiga Pelabuhan di Banten, Pastikan Penyeberangan Jawa-Sumatera Lancar Jelang Arus Mudik

16 Mar 2026 13:36
Prakiraan Cuaca BMKG
News

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Serta Banjir Rob Saat Mudik Lebaran di Jabar

16 Mar 2026 11:35
Mudik Lebih Aman dan Nyaman, Wamenaker: Pekerja/Buruh Layak Dapat Apresiasi Nyata
News

Mudik Lebih Aman dan Nyaman, Wamenaker: Pekerja/Buruh Layak Dapat Apresiasi Nyata

16 Mar 2026 10:55
Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah
News

Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

15 Mar 2026 14:32
BAZNAS RI Lepas Tim Siaga Pos Mudik 2026 di 21 Titik
News

BAZNAS RI Lepas Tim Siaga Pos Mudik 2026 di 21 Titik

15 Mar 2026 13:11
Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026
News

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Mar 2026 11:05
Next Post
Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Jablay H-4 Semakin Memunak

Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Jablay H-4 Semakin Memunak

Atap Sejumlah Ruko di Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Orang Tewas 3 Luka

Atap Sejumlah Ruko di Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Orang Tewas 3 Luka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Atap dan Kanopi  Kios Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Tewas 3 Cedera, Ini Kata Wabup Ali Syakieb

Atap dan Kanopi Kios Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Tewas 3 Cedera, Ini Kata Wabup Ali Syakieb

0
Atap Sejumlah Ruko di Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Orang Tewas 3 Luka

Atap Sejumlah Ruko di Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Orang Tewas 3 Luka

0
Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Jablay H-4 Semakin Memunak

Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Jablay H-4 Semakin Memunak

0
Mudik ke Kampung (Akhirat)

Mudik ke Kampung (Akhirat)

0
Atap dan Kanopi  Kios Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Tewas 3 Cedera, Ini Kata Wabup Ali Syakieb

Atap dan Kanopi Kios Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Tewas 3 Cedera, Ini Kata Wabup Ali Syakieb

16 Mar 2026 17:51
Atap Sejumlah Ruko di Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Orang Tewas 3 Luka

Atap Sejumlah Ruko di Pasar Sehat Soreang Ambruk, 1 Orang Tewas 3 Luka

16 Mar 2026 17:38
Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Jablay H-4 Semakin Memunak

Harga Daging Sapi dan Cabe Rawit Jablay H-4 Semakin Memunak

16 Mar 2026 17:13
Mudik ke Kampung (Akhirat)

Mudik ke Kampung (Akhirat)

16 Mar 2026 17:05
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.