terasjabar.id
Kamis, 12 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ketika Kepentingan Pribadi Menjadi Kebijakan Negara

Herman by Herman
12 Mar 2026 04:15
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketika Kepentingan Pribadi Menjadi Kebijakan Negara

Oleh: Albertus M. Patty

Dalam teori politik, keputusan besar negara, termasuk perang atau kebijakan strategis, seharusnya didasarkan pada kepentingan nasional jangka panjang. Namun dalam praktiknya, tidak jarang kebijakan negara dipengaruhi oleh kepentingan politik pribadi para pemimpinnya. Ketika hal ini terjadi, kebijakan publik dapat berubah menjadi instrumen untuk mempertahankan kekuasaan.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, misalnya, menghadapi kasus hukum yang cukup serius di dalam negeri. Sebagian analis menilai bahwa dengan strategi Netanyahu menjerumuskan Israel dalam situasi perang, perhatian publik pun bergeser dari persoalan domestik.

Pakar geopolitik asal Singapura, Kishore Mahbubani, pernah mengingatkan bahwa pemimpin dunia kadang mengambil keputusan geopolitik yang keras bukan semata-mata karena kepentingan strategis negara, tetapi juga karena kalkulasi kepentingan politik pribadinya. Intinya, politik internasional, bahkan termasuk perang di Timur Tengah, tidak bisa dipisahkan dari kepentingan politik pribadi para pemimpinnya.

Pandangan yang lebih tajam datang dari ekonom terkenal, Milton Friedman. Ia katakan bahwa salah satu bahaya besar kekuasaan adalah ketika kepentingan pribadi para penguasa menyamar sebagai kepentingan publik. Dalam situasi seperti itu, masyarakat sering sulit membedakan antara kebijakan negara yang benar-benar strategis dan kebijakan yang sebenarnya hanya melayani kepentingan elite.

Fenomena ini dikenal dalam ilmu politik sebagai diversionary politics yaitu strategi mengalihkan perhatian publik dari masalah domestik melalui konflik eksternal atau agenda besar yang bersifat emosional dan nasionalistik. Ketika masyarakat dipersatukan oleh ancaman luar atau proyek besar negara, kritik terhadap pemimpin sering melemah.

Relevansinya bagi Indonesia
Refleksi ini juga relevan bagi Indonesia. Politik Indonesia sering menunjukkan kecenderungan jangka pendek, di mana kebijakan besar kadang lebih didorong oleh kepentingan politik atau pencitraan pemimpinnya daripada perencanaan strategis jangka panjang. Hal ini semakin kompleks dalam sistem yang memiliki kecenderungan oligarkis, seperti dijelaskan oleh Jeffrey A. Winters.

Dalam konteks ini, satu kualitas kepemimpinan yang sangat penting sering dilupakan: keberanian untuk mengevaluasi dan merevisi kebijakan. Banyak pemimpin terjebak dalam mempertahankan kebijakan yang sudah diluncurkan, meskipun kebijakan tersebut berpotensi membebani negara secara fiskal maupun sosial.

ADVERTISEMENT

Program besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) atau berbagai proyek politik besar yang membutuhkan anggaran sangat besar perlu terus dievaluasi secara rasional. Kebijakan yang pada awalnya dianggap baik tidak boleh menjadi tabu untuk dikritik atau diperbaiki. Sebuah kebijakan yang bagus ternyata berpotensi membawa negara ke dalam tekanan fiskal atau krisis jangka panjang karena situasi yang berubah drastis. Maka, pemimpin harus memiliki keberanian untuk melakukan koreksi.

RELATED POSTS

Kasus Nenek Saudah Mandek di Penyelidikan, DPR Minta Negara Hadir

ASN Korban Bencana Perlu Perlindungan Khusus Negara

Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita

Modus Baru TPPO Terungkap, DPR Minta Negara Lindungi Pekerja Migran

Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir

Kepemimpinan yang matang bukanlah kepemimpinan yang selalu benar, melainkan kepemimpinan yang bersedia belajar dan memperbaiki keputusan. Pada akhirnya, masa depan bangsa tidak boleh ditentukan oleh ego politik pemimpinnya, tetapi oleh keberanian untuk menempatkan kepentingan rakyat dan keberlanjutan negara di atas kepentingan kekuasaan.

Bandung,
11 Maret 2026

Tags: NegaraPribadi
ShareTweetSend

Related Posts

Kasus Nenek Saudah Mandek di Penyelidikan, DPR Minta Negara Hadir
News

Kasus Nenek Saudah Mandek di Penyelidikan, DPR Minta Negara Hadir

2 Feb 2026 17:44
BBM Langka, Listrik Padam! DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat
News

ASN Korban Bencana Perlu Perlindungan Khusus Negara

20 Jan 2026 15:02
Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita
Berita Utama

Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita

11 Jan 2026 05:58
Modus Baru TPPO Terungkap, DPR Minta Negara Lindungi Pekerja Migran
News

Modus Baru TPPO Terungkap, DPR Minta Negara Lindungi Pekerja Migran

6 Jan 2026 14:04
Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir
News

Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir

1 Jan 2026 16:34
Harga Pangan Naik Saat Nataru, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Rakyat
News

Harga Pangan Naik Saat Nataru, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Rakyat

29 Des 2025 16:17
Next Post
Ketua Komisi V DPRD Jabar Prihatin Maraknya Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadhan

Ketua Komisi V DPRD Jabar Prihatin Maraknya Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadhan

Hadapi Arus Mudik 7 Titik Posko Siaga 24 Jam Di Kuningan

Hadapi Arus Mudik 7 Titik Posko Siaga 24 Jam Di Kuningan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 Mar 2026 15:52
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Gramedia Cimahi Gelar Loker Buat Lulusan SMA dan SMK, Tertarik?

Gramedia Cimahi Gelar Loker Buat Lulusan SMA dan SMK, Tertarik?

10 Mar 2026 15:54
THR dan TPP ASN Kuningan Siap Dibayarkan   12 – 14 Maret

THR dan TPP ASN Kuningan Siap Dibayarkan 12 – 14 Maret

0
Hadapi Arus Mudik 7 Titik Posko Siaga 24 Jam Di Kuningan

Hadapi Arus Mudik 7 Titik Posko Siaga 24 Jam Di Kuningan

0
Ketua Komisi V DPRD Jabar Prihatin Maraknya Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadhan

Ketua Komisi V DPRD Jabar Prihatin Maraknya Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadhan

0
Ketika Kepentingan Pribadi Menjadi Kebijakan Negara

Ketika Kepentingan Pribadi Menjadi Kebijakan Negara

0
THR dan TPP ASN Kuningan Siap Dibayarkan   12 – 14 Maret

THR dan TPP ASN Kuningan Siap Dibayarkan 12 – 14 Maret

12 Mar 2026 05:17
Hadapi Arus Mudik 7 Titik Posko Siaga 24 Jam Di Kuningan

Hadapi Arus Mudik 7 Titik Posko Siaga 24 Jam Di Kuningan

12 Mar 2026 05:06
Ketua Komisi V DPRD Jabar Prihatin Maraknya Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadhan

Ketua Komisi V DPRD Jabar Prihatin Maraknya Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadhan

12 Mar 2026 04:57
Ketika Kepentingan Pribadi Menjadi Kebijakan Negara

Ketika Kepentingan Pribadi Menjadi Kebijakan Negara

12 Mar 2026 04:15
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.