TARASJABAR.ID – Insiden longsor sampah yang terjadi di zona 4 kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026) sore 7 tewas dan 6 selamat.
Dengan ditemukannya, 7 jasad dan 6 orang selamat, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah menutup operasi pencarian korban terkait longsor di TPA Bantargebang tersebut.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan operasi pencarian ditutup usai seluruh korban longsor ditemukan dan teridentifikasi.
“Pukul 00.00 WIB dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” ujar Desiana dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Berikut 13 korban terkait bencana longsor di Bantargebang :
Data korban selamat:
1. Budiman
2. Johan
3. Safifudin
4. Slamet
5. Ato
6. Dofir
Data korban meninggal dunia:
1. Pemilik warung, Enda Widayanti (25)
2. Pemilik warung, Sumine (60)
3. Sopir Truk, Dedi Sutrisno
4. Sopir truk Irwan supriatin
5. Jussova Situmorang (38)
6. Hardianto
7. Riki Supriadi (40).
Sebelumnya, sejumlah orang dikabarkan tewas dalam insiden longsor sampah yang terjadi di zona 4 kawasan TPA Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) sore.
“Kejadian terjadi sekitar pukul 15.29 WIB,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari dalam keteranganya.
Selain menimbun korban atas nama Enda Widayanti (25), Sumine (60), dan Dedi Sutrisno yang merupakan warga Karawang, longsor juga menimpa truk pengangkut sampah serta warung yang berada di sekitar area tersebut.
“Sudah ditemukan tiga korban jiwa masih dalam pendataan dan masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi area,” terang Desiana.
Berdasarkan data, Enda Widayanti dan Sumine diketahui merupakan pemilik warung di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan Dedi Sutrisno bekerja sebagai sopir truk yang mobilnya ikut tertimbun.*
















