TERASJABAR.ID – Pelatih Fabio Grosso mengakui bahwa US Sassuolo Calcio sebenarnya tampil lebih cepat dari perkiraan musim ini.
Namun, ia menilai kurangnya kedewasaan tim masih terlihat dari sejumlah kesalahan sederhana yang berujung pada kekalahan 2-1 dari SS Lazio di Serie A.
Sassuolo sebelumnya tampil cukup konsisten dengan meraih lima kemenangan dari enam laga terakhir.
Mereka bahkan berpeluang naik ke posisi kedelapan klasemen jika berhasil mengalahkan Lazio. Namun, pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.
Tim tuan rumah sempat dikejutkan oleh gol cepat Daniel Maldini hanya dalam waktu 80 detik.
Sassuolo kemudian mampu menyamakan skor melalui Armand Laurienté.
Meski demikian, mereka kembali kebobolan di penghujung laga setelah kesalahan kiper Arijanet Muric yang salah memperkirakan pergerakan saat keluar dari gawang.
Situasi tersebut dimanfaatkan Adam Marušić yang menyundul umpan silang Matteo Cancellieri ke gawang kosong.
Grosso menilai timnya sebenarnya mampu bereaksi dengan baik setelah kebobolan lebih dulu.
Mereka bahkan memulai babak kedua dengan cukup positif, tetapi kehilangan intensitas di menit-menit akhir.
Menurutnya, masalah tersebut lebih berkaitan dengan faktor mental daripada kondisi fisik.
Ia juga menyesalkan beberapa peluang emas yang gagal dimanfaatkan sebelum gol penentu tercipta.
Grosso menegaskan bahwa ketika tim tidak bermain dengan intensitas penuh, lawan berkualitas seperti Lazio akan dengan mudah memanfaatkan situasi tersebut.-***











