Ini Penjelasannya!
TERASJABAR.ID – Minum kopi saat sahur kerap menjadi pilihan agar tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah mengantuk selama berpuasa. Kandungan kafein di dalam kopi memang mampu meningkatkan kewaspadaan serta membantu menjaga konsentrasi.
Namun, kebiasaan ini tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki gangguan lambung atau sensitif terhadap kafein.
Setiap orang dapat merasakan efek yang berbeda setelah mengonsumsi kopi saat sahur.
Ada yang merasa tetap nyaman dan berenergi, tetapi ada pula yang mengalami keluhan seperti perut perih, mual, atau jantung berdebar.
Pada sebagian individu, kopi dapat merangsang produksi asam lambung sehingga memicu nyeri ulu hati, khususnya bila diminum saat perut kosong atau pada penderita maag dan GERD.
Selain itu, sifat diuretik ringan pada kopi bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus jika tidak diimbangi asupan cairan yang cukup.
Jika ingin tetap minum kopi saat sahur, sebaiknya batasi jumlahnya, misalnya tidak lebih dari satu cangkir kecil.
Konsumsi kopi setelah makan sahur juga lebih dianjurkan untuk mengurangi risiko iritasi lambung.
Hindari penambahan gula berlebihan agar kadar gula darah tetap stabil selama puasa.
Penting pula untuk memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka.
Bagi Anda yang memiliki riwayat gangguan lambung, masalah jantung, kecemasan, atau sedang hamil, sebaiknya pertimbangkan kembali kebiasaan ini dan konsultasikan dengan dokter agar puasa tetap berjalan nyaman dan aman.-*
















