TERASJABAR.ID – Jalan di Perum Parahyangan Kencana, Desa Ciluncat, Kec. Cangkuang, Kab. Bandung kini amburadul alias rusak parah. Berdasarkan pantauan, Kamis (5/3/2026), kerusakan jalan tersebut, meliputi lubang yang dalam dan lebar, aspal yang mengelupas, serta drainase jalan yang sangat buruk.
Apalagi saat hujan, kerusakan jalan kian terlihat karena lubang-lubangnya dipenuhi air hujan dan nyaris bagaikan kubangan kerbau. “Ya, beginilah kondisi jalan di pemukiman Perum Parahyangan Kencana, kian parah dan terus dibiarkan. Padalah ini kan dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung,” kata sejumlah warga yang curhat ketika ditemui.
Menurut Yuliani (45), seorang warga, jalan di Perum Parahyangan Kencana sejak tahun 2000 tidak pernah diperbaiki. “Jalan paling parah di RT 01, 03, 04 dan RT 05, RW 13. Kabarnya fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) atau prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) sudah diserahkan ke Pemda, tapi tak pernah tersentuh perbaikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT 05 RW 13 Perum Parhayangan Kencana, Andik Prasetyo membenarkan kondisi jalan di Perum Parahyangan Kencana, rusak sangat parah. “Penyerahan PSU nya dari pihak Perumnas ke Pemda Bandung tahun 2018. Tapi sampai sekarang sama sekali tak tersentuh perbaikan fasos dan fasum (PSU). Warga sudah pernah swadaya dan tak sedikit mengeluarkan anggaran rereongan. Tapi tetap jalan rusak dan kini kerusakannya semakin parah,” ungkapnya.
Dikatakan Andik, saat ini jalan di lingkungan Perum Parahyangan Kencana benar-benar rusak parah yang bisa mengundang kecelakaan bagi pemotor. “Jujur, kami sudah pernah menyampaikan terkait kerusakan jalan ini ke Bupati Bandung langsung saat pertemuan di Balai Desa Ciluncat yang dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Bandung,” tutur Andik.
Pada tahun 2024, Bupati Bandung menyampaikan akan segera ditindaklanjuti, tapi kenyataannya hingga saat ini belum terealasi. “Kami berpegang apa yang diucapkan Gubernur Jabar bahwa pajak kendaraan sebagian besar akan digunakan untuk perbaikan jalan. Saat ini jalan rusak dengan panjang 1.100 meter dan lebar 5 meter di Perum Parahyangan Kencana menunggu perbaikan,” katanya.*
















