TERASJABAR.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa prestasi murid tidak boleh berhenti di panggung kompetisi.
Melalui skema Beasiswa Talenta Indonesia, pemerintah memastikan talenta unggul nasional mendapatkan keberlanjutan pembinaan hingga jenjang pendidikan tinggi, sebagai bagian dari manajemen talenta nasional.
Program ini dijalankan karena berdasarkan pelacakan alumni talenta berprestasi yang dilakukan Puspresnas, kebutuhan utama murid berprestasi adalah keberlanjutan karier belajar dan akses pelatihan untuk pengembangan talenta.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene, dalam dialog bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik).
Dilansir siaran pers Kemendikdasmen, Beasiswa Talenta Indonesia merupakan beasiswa yang dirancang untuk memberikan pendanaan pendidikan jenjang Sarjana (S1) atau Sarjana Terapan (D4) di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Yakni, bagi murid berprestasi di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dan SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics) melalui kerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa prestasi murid tidak berhenti pada ajang kompetisi, melainkan berlanjut pada pengembangan kapasitas dan kontribusi nyata bagi bangsa.
Menurut Irene, Beasiswa Talenta Indonesia sendiri merupakan bagian dari manajemen talenta nasional yang berkelanjutan, tidak berhenti pada ajang kompetisi semata, melainkan dilanjutkan pada tahap apresiasi dan kapitalisasi.

















