TERASJABAR.ID – Cristian Chivu menepis anggapan media Italia yang dinilainya membangun “narasi” keliru usai kemenangan 2-0 Inter Milan atas Genoa di Serie A, Sabtu malam.
Menurutnya, opini tersebut tidak mencerminkan realitas yang terjadi di dalam tim.
Inter berhasil bangkit setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt awal pekan ini.
Kemenangan atas Genoa membuat Nerazzurri unggul 13 poin dari rival sekota mereka, AC Milan, yang berada di peringkat kedua jelang laga berikutnya.
Dengan keunggulan tersebut, Inter menjadi kandidat terkuat juara Serie A musim 2025-26.
Jika mampu mempertahankan posisi puncak, itu akan menjadi Scudetto ketiga dalam enam musim terakhir bagi klub, sekaligus gelar liga pertama Chivu dalam musim penuh perdananya sebagai pelatih kepala.
Dalam konferensi pers, Chivu menegaskan bahwa keberhasilan Inter dalam beberapa tahun terakhir kerap kurang mendapat apresiasi.
Ia menyebut timnya sudah terbiasa menghadapi kritik, tetapi tetap fokus menjaga daya saing di semua kompetisi.
Sejak musim 2020-21, Inter telah meraih dua gelar Serie A, dua Coppa Italia, dua Supercoppa Italiana, serta mencapai dua final Liga Champions.
Chivu menegaskan timnya akan terus melangkah maju tanpa terpengaruh opini eksternal.-***


















