terasjabar.id
Rabu, 25 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Polemik Penyadapan Getah Pinus Terus Bergulir, Petani Minta Kepastian PKS

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
25 Feb 2026 21:59
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Polemik Penyadapan Getah Pinus Terus Bergulir, Petani Minta Kepastian PKS

Penyadap Getah Pinus, Gunung Ciremai

TERASJABAR.ID – Polemik penyadapan getah pinus di zona tradisional Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terus bergulir, menyusul pertemuan tertutup Bupati Dian Rachmat Yanuar bersama 16 Kepala Desa penyangga dan Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), di Pendopo Bupati Kuningan, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan tersebut Bupati merespons aspirasi masyarakat desa penyangga yang menggantungkan hidup pada pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), terutama penyadapan getah pinus.

Aspirasi dan tuntutan dari Kepala Desa Penyangga dan KTH, tetap konsisten, dan berharap kehadiran negara melalui penerbitan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kemitraan konservasi dengan Balai TNGC, yang diperjuangkan lebih dari lima tahun tanpa ada kepastian akhir.

Sementara itu, isu zona tradisional Ciremai sebelumnya disuarakan secara kolektif oleh para kepala desa bersama Paguyuban KTH Silihwangi Majalengka-Kuningan (Majakuning), wadah persaudaraan petani getah lintas Kuningan dan Majalengka. Mereka menilai kebijakan konservasi tidak boleh mengabaikan realitas sosial-ekonomi warga HHBK yang jumlahnya terbatas, namun bergantung pada aktivitas penyadapan.

Kronologis, pemungutan getah pinus sebenarnya telah berlangsung jauh sebelum Ciremai ditetapkan sebagai Taman Nasional. Aktivitas ini bahkan pernah dilakukan secara legal melalui mekanisme pengelolaan Perum Perhutani Kuningan dan menjadi sumber penghidupan ratusan keluarga. Kondisi tersebut memperkuat klaim masyarakat, penyadapan bukan praktik baru, melainkan mata pencaharian turun-temurun warga masyarakat sekitar desa penyangga.

Diketahui, belum terbitnya PKS membuat posisi petani getah semakin rentan. Mereka menyatakan seluruh tahapan regulasi kemitraan telah ditempuh. Namun stigma negatif terhadap penyadapan terus berkembang, terutama dari pihak luar kawasan penyangga, sehingga berpotensi memicu konflik sosial.

RELATED POSTS

Aksi Damai PMII Usut Tuntas Penyadapan Getah Pinus Ilegal

Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan

Antisipasi Perubahan Pola Curah Hujan Awal 2026, Kementan Perkuat Asuransi Usaha Tani Padi, Ini Tujuannya

Hutan Ciremai Terkoyak Cukong Berkantong Tebal Incar Getah Pinus

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kementan Bekali Penyuluh dan Petani Strategi Tanam Cerdas

Terpisah, Kepala Desa Puncak, Tatang Mustofa, menyebut hasil diskusi dengan bupati membawa angin segar dan harapan baru bagi para petani penyadap getah. Bupati berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan tetap berpegang pada regulasi dari pusat hingga kementerian.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Cisantana Ano Suratno dan Kepala desa Pasawahan, Nurpin. Intinya mereka siap mendukung dan mengawal proses kemitraan PKS agar segera diterbitkan.
Hal ini penting sebagai kepastian hukum untuk meredam ketegangan sosial.

Guna memperjuangkan aspirasi tersebut, Bupati Kuningan dalam waktu dekat ini, berencana berkomunikasi langsung dengan Balai TNGC untuk meminta kejelasan progres dan mencegah potensi konflik horizontal.

Tags: Getah PinusPerjanjian KerjasamaPetani
ShareTweetSend

Related Posts

Aksi Damai PMII Usut Tuntas Penyadapan Getah Pinus Ilegal
Berita Utama

Aksi Damai PMII Usut Tuntas Penyadapan Getah Pinus Ilegal

21 Feb 2026 09:00
Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan
Ekonomi

Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan

12 Feb 2026 23:33
Antisipasi Perubahan Pola Curah Hujan Awal 2026, Kementan Perkuat Asuransi Usaha Tani Padi, Ini Tujuannya
Ekonomi

Antisipasi Perubahan Pola Curah Hujan Awal 2026, Kementan Perkuat Asuransi Usaha Tani Padi, Ini Tujuannya

5 Feb 2026 09:33
Hutan Ciremai Terkoyak Cukong Berkantong Tebal Incar Getah Pinus
Berita Utama

Hutan Ciremai Terkoyak Cukong Berkantong Tebal Incar Getah Pinus

1 Feb 2026 02:19
Hadapi Cuaca Ekstrem, Kementan Bekali Penyuluh dan Petani Strategi Tanam Cerdas
Ekonomi

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kementan Bekali Penyuluh dan Petani Strategi Tanam Cerdas

26 Jan 2026 17:56
Beras Ilegal Bukan Sekadar Kerugian Negara, Mentan: Ancaman Bagi Petani dan Motivasi Produksi
Ekonomi

Beras Ilegal Bukan Sekadar Kerugian Negara, Mentan: Ancaman Bagi Petani dan Motivasi Produksi

21 Jan 2026 13:31
Next Post
Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

19 Feb 2026 15:30
FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

18 Feb 2026 16:00
TAMATAN SMA SMK BISA IKUT! Indofood Group Bandung Buka Loker Staff Gudang

TAMATAN SMA SMK BISA IKUT! Indofood Group Bandung Buka Loker Staff Gudang

20 Feb 2026 16:00
Gagal ke 16 Besar, Inter Kehilangan Potensi Puluhan Juta Euro

Gagal ke 16 Besar, Inter Kehilangan Potensi Puluhan Juta Euro

0
Mengenal Massimiliano Allegri, Pelatih yang Menyatukan Efisiensi dan Kematangan Taktis

Allegri Pertimbangkan Masa Depan di Milan Usai Musim Panas

0
Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

0
Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

0
Gagal ke 16 Besar, Inter Kehilangan Potensi Puluhan Juta Euro

Gagal ke 16 Besar, Inter Kehilangan Potensi Puluhan Juta Euro

25 Feb 2026 22:59
Mengenal Massimiliano Allegri, Pelatih yang Menyatukan Efisiensi dan Kematangan Taktis

Allegri Pertimbangkan Masa Depan di Milan Usai Musim Panas

25 Feb 2026 22:45
Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

25 Feb 2026 22:16
Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

25 Feb 2026 22:09
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.