TERASJABAR.ID – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Tasikmalaya berlangsung khidmat dan penuh semangat berbagi. Sejumlah warga binaan bersama petugas lapas melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang terdiri dari 2 ekor sapi, 4 ekor kambing, dan 1 ekor embe atau domba.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepedulian sosial bagi warga binaan, sekaligus wujud nyata semangat Iduladha di lingkungan pemasyarakatan dan terlaksana di Jalan Otto Iskandardinata Kota Tasikmalaya, Kamis(28/5/2026)
Para warga binaan yang tergabung dalam kegiatan tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari persiapan, proses penyembelihan, hingga pemotongan dan pengemasan daging. Petugas lapas memberikan pendampingan dan pembinaan agar kegiatan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Kepala Lapas Kelas IIB Kota Tasikmalaya Ismet Sitorus menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kepedulian sosial bagi warga binaan.
Melalui kegiatan kurban, diharapkan warga binaan dapat menumbuhkan rasa empati, belajar berbagi, dan mempererat hubungan dengan masyarakat di luar lapas, “ujar dia, Kamis(28/5/2026)
Menurut dia, ni bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga sarana pembinaan. Kami ingin warga binaan merasakan makna berbagi dan kepedulian kepada sesama, meskipun mereka sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Setelah proses penyembelihan selesai, seluruh daging kurban segera dipotong sesuai porsi dan dikemas dengan rapi. Pendistribusian dilakukan oleh petugas lapas bersama perwakilan warga binaan.
Sasaran utama tentunya kami melakukan penyaluran kepada warga miskin di sekitar lingkungan lapas, penghuni Panti Jompo, serta kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan.
Penyerahan daging kurban dilakukan secara langsung dengan tetap menjaga ketertiban. Penerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Banyak di antara mereka yang mengaku terbantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga saat hari raya kurban.
Salah seorang penerima dari Panti Jompo menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak lapas dan warga binaan. “Kami sangat bersyukur. Daging kurban ini sangat berarti bagi kami di panti. Terima kasih kepada warga binaan yang sudah berbagi,” ucapnya.
Selain untuk masyarakat sekitar, sebagian daging kurban juga disalurkan kepada kaum dhuafa yang telah terdata oleh petugas sosial. Dengan demikian, manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.
Kegiatan kurban di Lapas Kelas IIB Kota Tasikmalaya ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan antara petugas, warga binaan, dan masyarakat. Proses pemotongan dan pembagian daging dilakukan dengan semangat gotong royong, serta menciptakan suasana yang hangat meskipun dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan.
Petugas pembina lapas berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya. Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga menjadi sarana untuk melatih tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial warga binaan.
Dengan tersalurkannya daging dari 2 sapi, 4 kambing, dan 1 embe kepada warga miskin, penghuni Panti Jompo, dan kaum dhuafa, Iduladha tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat.
Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi pelajaran berharga tentang arti berbagi, sementara bagi masyarakat penerima manfaat, kurban dari Lapas Kelas IIB Tasikmalaya membawa kebahagiaan dan harapan di hari raya., “pungkas dia(KRIS)
















