TERASJABAR.ID – Siapa sangka, pejabat di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab. Kuningan, kini dijabat oleh seorang mantan loper koran.
Nana Suhendra, M.Pd., kini didapuk sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo, dilantik Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. bersama 150 orang pejabat administrator lainnya di Kebun Raya Kuningan, belum lama ini.
Di balik jabatan yang kini diemban, tersimpan perjalanan hidup yang sarat nilai. Sejak duduk di bangku SMP hingga SMA di sela waktunya, Nana membantu sang ayah sebagai loper koran. Setiap dini hari selepas subuh, ia menanti kiriman koran Bandung Pos yang sebelumnya harus disusun terlebih dahulu. Selain itu, ada juga Majalah Mangle.
Bersama ayahnya, Nana membawa koran di atas sepeda motor untuk diantar ke pelanggan. Wilayah edarnya mulai dari perumahan hingga kantor pemerintahan di Darma, Luragung, dan Cilimus.
Cuaca kerap menjadi tantangan. Hujan deras bukan alasan untuk berhenti, sebab koran harus sampai tepat waktu. Di situlah Nana belajar tentang berharganya sebuah informasi.
“Kalau telat sedikit saja, pelanggan menggerutu. Katanya informasinya sudah basi. Dari situ saya paham, informasi bernilai jika disampaikan tepat waktu,” kenangnya.
Kenangan bersama ayahnya pun membekas kuat, saat sesekali makan sop di sela rehat mengantarkan koran. Sang ayah kerap memberikan potongan daging kepadanya dengan alasan hanya menyukai kuah. “Mungkin itu cara orang tua, mendahulukan kebutuhan anak,” katanya lirih.
Nilai kehidupan tertanam melalui nasihat sang ayah, disampaikan di sela mengantar koran. Dalam bahasa Sunda, pesan itu mengajarkan kerendahan hati, kasih sayang kepada keluarga, menjaga hubungan persaudaraan dan di tempat kerja, serta berserah diri kepada Allah SWT.
Pesan ayahnya yaitu, “Sing hampang birit, ulah adigung ku payung butut, sing nyaah ka awak sorangan, nyaah ka indung, sing akur jeung dulur, jeung sing bisa nitipkeun diri. Ka nu saluhureun kudu hormat, kanu sahandapeun kudu ngahargaan.”
“Sing yakin tur rosa muntang ka Gusti Allah swt dina keur aya, jeung eweuhna. Wayahna diajar peurih sangkan jadi peurah. Sing inget nurut ka tuduh, ngaula ka pagah, sareng ngadenge ka carek sangkan teu aya mamalana,” ujarnya menuturkan petuah sang ayah.
Selepas lulus SMA (2000), Nana mulai sebagai tenaga honorer di Bagian Humas Setda Kab. Kuningan. Kala itu masa Bupati Arifin Setiamihardja. Adapun sebagian kecil tugasnya mengantarkan koran ke setiap bagian. Delapan tahun kemudian, ia diangkat menjadi PNS.
Karier PNS beranjak dari pegawai staf pada tahun 2021, Ia mendapat amanah sebagai Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kramatmulya. Namun dunia komunikasi kembali memanggilnya setelah tujuh bulan. Ia kemudian bertugas di Diskominfo Kuningan sebagai Sub Koordinator Kemitraan dan Komunikasi Media, berlanjut sebagai Pranata Humas di Bidang IKP, hingga akhirnya dipercaya menjadi kepala bidang tersebut.*








