TERASJABAR.ID – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, mereka membahas kebijakan Upah Minimum serta berbagai upaya Pemprov Jabar untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keberlangsungan usaha di Jabar.
Wamenaker mengapresiasi komitmen Gubernur Dedi Mulyadi dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Jabar, baik melalui kebijakan UMP, pemberian berbagai tunjangan tambahan, maupun dorongan terhadap peningkatan ekonomi daerah.
“Ini harus kita junjung tinggi, kita sepakati, dan kita hargai, karena merupakan hasil dari proses perundingan dan kebersamaan yang dilakukan melalui pertemuan tripartit, serta melibatkan Dewan Pengupahan Nasional dan Dewan Pengupahan Provinsi,” ujar Afriansyah Noor, dikutip laman Kemenaker.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemprov Jabar terkait pendidikan gratis hingga jenjang SMA/SMK, serta fasilitas kredit perumahan bagi pekerja dan guru.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk tambahan kesejahteraan di luar UMP yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini merupakan tambahan yang luar biasa di luar UMP. Tuntutan kesejahteraan pekerja dan guru tidak bisa hanya dilihat dari satu sektor saja, karena sektor lainnya juga telah dipenuhi,” tambahnya.
Wamenaker menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan untuk menjaga stabilitas nasional dan perekonomian di setiap provinsi dan kabupaten, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.















