terasjabar.id
Selasa, 26 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 26 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tata Niaga Gula Nasional

Eka Purwanto by Eka Purwanto
4 Okt 2025 19:02
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tata Niaga Gula Nasional

Petani tebu merugi.

TERASJABAR.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Hakim Bafagih, menyoroti persoalan tata niaga gula nasional yang dinilai merugikan petani tebu.

Ia menilai banyak hasil panen petani tidak terserap oleh pabrik gula karena adanya kebocoran distribusi gula rafinasi yang seharusnya hanya untuk industri, namun justru beredar di pasar konsumsi.

ADVERTISEMENT

“Diduga terjadi perembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi. Padahal, produk itu hanya diperuntukkan bagi industri. Akibatnya, gula hasil produksi petani tidak terserap dengan baik,” ujar Abdul Hakim, seperti ditulis Parlementaria pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Menurutnya, meskipun Kementerian Perdagangan telah berupaya mengatasi masalah ini, perlu dilakukan evaluasi lebih dalam terhadap akar persoalan, termasuk peran BUMN seperti PTPN III dan PT Rajawali.

“Jika PTPN dan Rajawali mampu memaksimalkan kapasitas produksinya, otomatis serapan tebu petani meningkat dan persoalan ini bisa berkurang,” jelas politisi Fraksi PAN tersebut.

BACA JUGA: Partai Demokrat Fokus Atur Strategi Pemenangan Pemilu 2029

Abdul Hakim juga menekankan pentingnya transparansi dalam perhitungan rendemen (hasil gula dari tebu).

Dengan keterbukaan data ini, petani dapat mengetahui nilai riil hasil panennya serta merencanakan musim tanam berikutnya dengan lebih baik.

Selain itu, ia mengusulkan penerapan skema supply chain financing untuk membantu petani yang kekurangan modal.

Melalui skema ini, kontrak atau Delivery Order (DO) dari pabrik gula bisa dijadikan jaminan bagi perbankan, sehingga petani dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau pembiayaan lainnya untuk menanam kembali.

Abdul Hakim juga menyinggung kebijakan impor gula. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gula konsumsi nasional mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 2,5 juta ton.

Kekurangan inilah yang kemudian dipenuhi melalui impor.

Namun, ia menegaskan bahwa impor sebaiknya bukan menjadi solusi utama.

RELATED POSTS

DPR dan Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatra

DPR Puji Pelaksanaan Haji 2026, Persiapan Armuzna Lebih Baik

Tarik Perhatian Pemerintah, Desa Putridalem Gelar Ngarit Award 2026

DPR: Penguatan Kontrol Negara Jangan Hambat Daya Saing Usaha

DPR Apresiasi Pidato Prabowo, PKS Minta Kebijakan Pro-Rakyat Diperkuat

“Jika aset PTPN dan Rajawali dioptimalkan, produksi bisa meningkat. Kemitraan dengan petani juga bisa diperluas sehingga kebutuhan nasional tercukupi, bahkan berpotensi ekspor,” katanya.

Selain peningkatan produksi, ia menilai penting untuk mengedukasi masyarakat agar mengurangi konsumsi gula berlebih.

“Kita perlu dorong gaya hidup sehat. Jika konsumsi bisa ditekan, maka kebutuhan nasional pun bisa lebih realistis dan tidak selalu stagnan di angka 2,8 juta ton,” tambahnya.

Politisi Fraksi PKB ini juga mendorong pemerintah memperketat pengawasan tata niaga gula. Bila ditemukan kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi, perusahaan terkait harus dicatat dan dikenai sanksi. Data tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan saat mereka mengajukan izin impor berikutnya.

“Selama ini, Kementerian Perdagangan sering disalahkan padahal mereka hanya berperan di bagian hilir. Karena itu, koordinasi antar kementerian harus diperkuat agar persoalan gula tidak terus berulang,” pungkasnya.-***

Tags: DprPemerintahPengawasanTata Niaga Gula
ShareTweetSend

Related Posts

DPR dan Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatra
News

DPR dan Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatra

25 Mei 2026 20:45
Kualitas Layanan Haji Disorot, Wakil Ketua DPR RI: Harus Sesuai Kesepakatan Panja  DPR
News

DPR Puji Pelaksanaan Haji 2026, Persiapan Armuzna Lebih Baik

25 Mei 2026 14:11
Tarik Perhatian Pemerintah, Desa Putridalem Gelar Ngarit Award 2026
Daerah

Tarik Perhatian Pemerintah, Desa Putridalem Gelar Ngarit Award 2026

23 Mei 2026 17:50
DPR: Penguatan Kontrol Negara Jangan Hambat Daya Saing Usaha
Ekonomi

DPR: Penguatan Kontrol Negara Jangan Hambat Daya Saing Usaha

21 Mei 2026 19:02
DPR Apresiasi Pidato Prabowo, PKS Minta Kebijakan Pro-Rakyat Diperkuat
News

DPR Apresiasi Pidato Prabowo, PKS Minta Kebijakan Pro-Rakyat Diperkuat

20 Mei 2026 14:03
Kasus Hantavirus Meningkat, DPR Dorong Sosialisasi dan Pencegahan
News

Kasus Hantavirus Meningkat, DPR Dorong Sosialisasi dan Pencegahan

15 Mei 2026 19:50
Next Post
2 Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Terseret Ombak Pantai Karangpapak Garut, 1 Selamat dan 1 Hilang

2 Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Terseret Ombak Pantai Karangpapak Garut, 1 Selamat dan 1 Hilang

Motorola Edge 70 Siap Jadi Ponsel Tertipis di Dunia, Ketebalan Kurang dari 6 mm

Motorola Edge 70 Siap Jadi Ponsel Tertipis di Dunia, Ketebalan Kurang dari 6 mm

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Gaji 4 Juta! PT Moiz Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! PT Moiz Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

22 Mei 2026 15:30
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Terbaru! Dadar Beredar Cimahi Buka Loker Crew Oulet, Ini Syaratnya

Terbaru! Dadar Beredar Cimahi Buka Loker Crew Oulet, Ini Syaratnya

23 Mei 2026 15:07
Kelompok Ultras AC Milan Berontak, Slogan “Singkirkan Ibra” Menggema di Casa Milan

Kelompok Ultras AC Milan Berontak, Slogan “Singkirkan Ibra” Menggema di Casa Milan

0
Gagal ke Piala Dunia 2026, Italia Mulai Proyek Regenerasi Besar

Gagal ke Piala Dunia 2026, Italia Mulai Proyek Regenerasi Besar

0
Mengenal Massimiliano Allegri, Pelatih yang Menyatukan Efisiensi dan Kematangan Taktis

AC Milan Siapkan Era Baru, Iraola dan Xavi Jadi Kandidat Pengganti Allegri

0
Gagal Total di Akhir Musim, AC Milan Lakukan Revolusi Besar

Gagal Total di Akhir Musim, AC Milan Lakukan Revolusi Besar

0
Kelompok Ultras AC Milan Berontak, Slogan “Singkirkan Ibra” Menggema di Casa Milan

Kelompok Ultras AC Milan Berontak, Slogan “Singkirkan Ibra” Menggema di Casa Milan

26 Mei 2026 02:08
Gagal ke Piala Dunia 2026, Italia Mulai Proyek Regenerasi Besar

Gagal ke Piala Dunia 2026, Italia Mulai Proyek Regenerasi Besar

26 Mei 2026 01:45
Mengenal Massimiliano Allegri, Pelatih yang Menyatukan Efisiensi dan Kematangan Taktis

AC Milan Siapkan Era Baru, Iraola dan Xavi Jadi Kandidat Pengganti Allegri

26 Mei 2026 01:32
Gagal Total di Akhir Musim, AC Milan Lakukan Revolusi Besar

Gagal Total di Akhir Musim, AC Milan Lakukan Revolusi Besar

25 Mei 2026 23:53

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.