TERASJABAR.ID – Eks pemain Persija Jakarta, Pedro Dias membuat gaduh media sosial dan membuat Bobotoh Kesal.
Pedro Dias menjadi sorotan bobotoh setelah diduga mengatakan pernyataan yang tak benar dan diduga menghina Bobotoh dan Persib Bandung.
Awalnya Pedro Dias hanya mengupload video dirinya sedang menonton pertandingan Persija vs Persib melalui ponselnya bersama keluarga.
Dalam unggahannya, ia tampak sangat senang ketika Persija unggul 2-0 di babak pertama pada laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2).
Kemudian pada babak kedua, Persib berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 hingga pertandingan berakhir.
Usai laga, Pedro tetap menunjukkan dukungannya untuk Persija dengan memuji permainan mantan timnya, tetapi beberapa pernyataannya dianggap sebagai bentuk hinaan terhadap Persib.
- Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama Masa Lebaran 2026
- Polisi Ciduk Pembunuh Pasutri WNA Pakistan yang Jasadnya Ditemukan Padalarang, Ini Motifnya
- Pantau Bandung, Bapanas Pastikan Harga Daging Sapi Stabil, Pemerintah Intensifkan Pasokan Hingga Lebaran
- Ada Gejolak Geopolitik, Bapanas Pastikan Ketersediaan Pangan Pokok Strategis Indonesia Aman
- Wamenaker: Pelatihan Vokasi Tak Boleh Sekadar Formalitas, Harus Perluas Peluang Kerja
Hal ini pun langsung menyulut amarah pendukung Persib, yang kemudian membanjiri media sosial Pedro dengan komentar pedas.
Kemudian setelah itu Pedro membela diri dengan mengungkapkan pengalaman buruknya ketika pernah bermain di Bandung.
“Saat saya bermain di Bandung, saya mengalami banyak hal tidak menyenangkan. Saya diludahi, dihina, bahkan ada yang mengatakan bahwa saya dikencingi dari tribun,” ungkap Pedro melalui unggahan terbarunya.

Pernyataan ini tentu membuat Bobotoh makin kesal dan panas, banyak dari Bobotoh yang membantah klaim Pedro, sementara pendukung Persija justru memberikan dukungan kepadanya.
Persib dan Persija memang menjadi dua klub yang akan selalu menjadi musuh bebuyutan dengan tensi yang tinggi, karena kedua tim membela lambing di dada yang penuh gengsi.
















