TERASJABAR.ID – Kelompok suporter terorganisir Lazio kembali memperkeras sikap mereka terhadap presiden klub Claudio Lotito dengan mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan boikot besar-besaran pada musim 2026/27.
Mereka menyatakan tidak akan membeli tiket musiman serta tidak menghadiri seluruh pertandingan kandang, baik di Serie A maupun Coppa Italia, dengan pengecualian hanya pada dua laga derby melawan AS Roma.
Melalui pernyataan Curva Nord yang dikutip Alfredo Pedulla, kelompok ultras tersebut menegaskan bahwa aksi ini merupakan puncak ketidakpuasan yang telah berlangsung lama.
Mereka menilai selama 22 tahun kepemilikan Lotito terjadi salah pengelolaan, kurangnya rasa hormat, serta banyak janji yang tidak ditepati oleh manajemen klub.
Boikot tersebut tidak hanya mencakup stadion, tetapi juga layanan siaran resmi pertandingan Lazio yang akan mereka hentikan langganannya.
Meski begitu, mereka tetap berkomitmen untuk mendukung tim saat laga tandang serta menghadiri dua pertandingan derby melawan Roma.
Selain itu, mereka juga menyerukan ajakan untuk memboikot sponsor dan mitra komersial klub.
Dalam kritiknya, ultras menyoroti kegagalan klub meraih tiket kompetisi Eropa dalam dua musim berturut-turut, yang dianggap sebagai bukti minimnya investasi terhadap skuad.
Mereka juga mengkritik kebijakan manajemen terkait pemecatan staf yang dianggap memiliki kedekatan dengan identitas Lazio serta penunjukan figur yang dinilai tidak memiliki keterikatan dengan klub, termasuk pejabat komunikasi yang disebut memiliki afiliasi dengan rival.
Rencana pembangunan Stadio Flaminio juga tak luput dari kritik, karena dianggap berpotensi menjadi alasan untuk menunda investasi pada kekuatan tim.
Di sisi lain, pelatih baru Gennaro Gattuso justru mendapat sambutan positif, dengan para ultras menegaskan bahwa protes mereka hanya ditujukan kepada pemilik klub, bukan kepada pemain maupun staf pelatih.-***
















