terasjabar.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

Herman by Herman
1 Mei 2026 20:36
in Ekonomi, Berita Bank bjb
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

“Ketahanan energi kita dalam risiko besar, karena ketergantungan impor yang sangat tinggi,” ujarnya.

Dikerahui konsumsi BBM nasional saat ini mencapai 1,6 juta barel per hari. Produksi dalam negeri hanya 600-610 ribu barel per hari. Selisihnya sekitar satu juta barel per hari seluruhnya ditutup melalui impor.

Sudirman menambahkan, besarnya volume impor itu berdampak langsung pada nilai tukar.

“Besarnya impor dan kenaikan harga akan menekan kurs rupiah, karena untuk impor kita harus belanja valas sehari senilai 100 juta dollar AS, itu angka minimalnya,” kata Sudirman.

Data BPS mencatat total impor migas 2025 senilai 32,77 miliar dollar AS, atau rata-rata sekitar 89,8 juta dollar AS per hari. Pada harga Brent yang bertahan di kisaran 111 dollar AS per barel, belanja harian itu melampaui 100 juta dollar AS. Pada 29 April 2026, rupiah merosot ke Rp 17.326 per dolar AS rekor terendah sepanjang masa.

Sudirman menilai semua tekanan itu sebetulnya bisa diantisipasi jauh sebelumnya. Tetapi karena kebijakan energi selalu dikelola dengan cakrawala pendek, setiap krisis datang Indonesia selalu tidak siap. Sudirman Said: Konflik Kepentingan Jadi Akar Masalah Lemahnya Ketahanan Energi Nasional

RELATED POSTS

Iran Rancang “Tol” di Selat Hormuz, Dunia Waspadai Krisis Energi

Forum Lintas Generasi Ketuk Pintu Gereja Bangun Komunitas Pengharapan

Jakarta — Harga minyak boleh naik turun, selat Hormuz bisa ditutup lalu dibuka lagi. Tetapi menurut Menteri ESDM 2014-2016 Sudirman Said ada tiga masalah yang tidak pernah berubah di balik rapuhnya ketahanan energi Indonesia.

“Tekanan pada energy security kita terus terjadi karena tiga aspek fundamental. Pertama, pola pikir jangka pendek alias short-termism. Kedua, politik dan kebijakan populis yang terlalu dominan. Ketiga, praktik conflict of interest antara pengambil kebijakan dan pelaku usaha.” terang Sudirman Said dalam diskusi di kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2026).

Rektor Universitas Harkat Negeri itu menegaskan bahwa ketiga masalah itu telah menciptakan kegagalan sistemik yang berulang dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya.

ADVERTISEMENT

“Akibat dari tiga hal di atas, kita selalu gagal dalam mengelola urusan yang fundamental dan berdimensi jangka panjang. Eksplorasi migas, transisi energi, tata kelola pasokan minyak. Semuanya mangkrak,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan di tengah krisis pasokan minyak global akibat konflik Timur Tengah yang oleh Badan Energi Internasional (IEA) disebut sebagai gangguan terbesar sepanjang sejarah pasar energi. Namun bagi Sudirman, krisis eksternal hanya memperlihatkan kelemahan yang sudah lama ada.

Indonesia mengonsumsi 1,6 juta barel BBM per hari, tetapi hanya mampu memproduksi 600-610 ribu barel. Separuh kebutuhan nasional bergantung pada impor. Untuk membiayainya, negara harus membelanjakan valuta asing minimal 100 juta dollar AS setiap hari. Pada 29 April 2026, tekanan itu mendorong rupiah ke rekor terendah sepanjang masa: Rp 17.326 per dolar AS.
Sudirman menilai semua itu bisa diantisipasi jika tata kelola energi nasional tidak digerogoti oleh kepentingan jangka pendek. Ia mencontohkan bagaimana wacana transisi energi di Indonesia selalu mengikuti siklus harga minyak, bukan visi strategis.

“Riuh-rendah transisi energi hanya ada dalam suasana harga minyak ekstrem tinggi. Begitu keadaan normal, kita lupa dan kembali pada business as usual,” ujarnya.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Krisis EnergiSudirman Said
ShareTweetSend

Related Posts

Usai Negosiasi, Iran Setujui Kapal Tanker Malaysia Melintas Selat Hormuz
News

Iran Rancang “Tol” di Selat Hormuz, Dunia Waspadai Krisis Energi

24 Apr 2026 01:48
Forum Lintas Generasi Ketuk Pintu Gereja Bangun Komunitas Pengharapan
Berita Utama

Forum Lintas Generasi Ketuk Pintu Gereja Bangun Komunitas Pengharapan

16 Apr 2026 05:06
Next Post
PENTING BANGET! Ini Manfaat Pakai Sunscreen Buat Kulit Wajah

PENTING BANGET! Ini Manfaat Pakai Sunscreen Buat Kulit Wajah

May Day 2026 KSPSI DAN KASBI Bawa 12 Tuntutan Demi Kesejahteraan Buruh

May Day 2026 KSPSI DAN KASBI Bawa 12 Tuntutan Demi Kesejahteraan Buruh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

26 Apr 2026 08:00
Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

26 Apr 2026 11:17
May Day di kawasan Simpang  Dago-Cikapayang, Bandung Ricuh dan Mencekam

May Day di kawasan Simpang Dago-Cikapayang, Bandung Ricuh dan Mencekam

0
May Day 2026 KSPSI DAN KASBI Bawa 12 Tuntutan Demi Kesejahteraan Buruh

May Day 2026 KSPSI DAN KASBI Bawa 12 Tuntutan Demi Kesejahteraan Buruh

0
Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

0
Lansia Tewas Dirampok, DPR Minta Polisi Bertindak Cepat

Lansia Tewas Dirampok, DPR Minta Polisi Bertindak Cepat

0
May Day di kawasan Simpang  Dago-Cikapayang, Bandung Ricuh dan Mencekam

May Day di kawasan Simpang Dago-Cikapayang, Bandung Ricuh dan Mencekam

1 Mei 2026 22:04
May Day 2026 KSPSI DAN KASBI Bawa 12 Tuntutan Demi Kesejahteraan Buruh

May Day 2026 KSPSI DAN KASBI Bawa 12 Tuntutan Demi Kesejahteraan Buruh

1 Mei 2026 21:52
PENTING BANGET! Ini Manfaat Pakai Sunscreen Buat Kulit Wajah

PENTING BANGET! Ini Manfaat Pakai Sunscreen Buat Kulit Wajah

1 Mei 2026 21:30
Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

1 Mei 2026 20:36
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.