terasjabar.id
Minggu, 4 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 4 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Refleksi Tahun 2025 : Ini Bukan Wisata Alam, Melainkan Industrialisasi Lereng Ciremai

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
3 Jan 2026 19:20
in Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Refleksi Tahun 2025 : Ini Bukan Wisata Alam, Melainkan Industrialisasi Lereng Ciremai

Wisata Gunung Ciremai Diselimuti Awan Tebal

TERASJABAR.ID – Di Jepang, wisata pegunungan dibatasi secara ketat: jumlah pengunjung dikontrol, infrastruktur bersifat ringan dan non-permanen, serta diarahkan pada edukasi lingkungan. Pendekatannya adalah membiarkan alam tetap menjadi subjek, bukan objek. Demikian dikatakan Ikhsan Marzuki aktivis dosis dan inisiator Gerakan KITA, Sabtu (3/1/2026) terkait wisata pegunungan.

Sementara di kawasan Gunung Ciremai, wisata cenderung dimassalkan. Glamping dibuat permanen, restoran, bahkan termasuk pengembangan kawasan wisata terbesar dengan pembangunan hotel di lereng gunung, akses kendaraan intensif, dan modifikasi kontur lereng, menjadi pemandangan yang kian lumrah.

“Ini bukan lagi wisata alam, tapi industrialisasi lereng gunung dengan kemasan hijau. Masalah utamanya bukan pada konsep wisata, melainkan pada keberanian pemerintah menetapkan dan menegakkan batas. Jepang memilih membatasi demi keberlanjutan. Di Ciremai, batas itu sering kali dikompromikan atas nama investasi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.

Persoalan paling krusial,.ungkap Ikhsan, adalah pengabaian daya dukung kawasan. Setiap izin mungkin terlihat kecil dan legal, tetapi akumulasi puluhan izin di kawasan yang sama menciptakan beban ekologis yang melampaui kemampuan alam untuk pulih.

Di Jepang, ketika daya dukung terlampaui, aktivitas dihentikan. Di Ciremai, pelampauan daya dukung justru kerap “ditata ulang”, bukan dihentikan. “Biaya ekologis dari kebijakan yang salah tidak pernah masuk hitungan PAD. Ia dibayar masyarakat dalam bentuk banjir, longsor, dan krisis air. Dan biaya itu jauh lebih mahal daripada keuntungan jangka panjang,” tandas Ikhsan.

ADVERTISEMENT

Ciremai hari ini menjadi cermin. Apakah kawasan konservasi benar-benar diposisikan sebagai sistem kehidupan, atau sekadar latar belakang indah bagi ekspansi ekonomi?

RELATED POSTS

Destinasi Wisata Rageman Resto&Cafe Tawarkan Konsep Keluarga Terpadu

“Bandung, Tak Sekedar Destinasi”

Kemenpar Sambut Kehadiran Wisatawan Mancanegara Pertama di Tahun 2026

Surat Terbuka untuk Wali Kota Bandung

Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Pada Ruas Tol Destinasi Wisata Selama Libur Nataru

Menutup tahun ini, refleksi itu menjadi semakin mendesak. “Hutan dan lereng gunung bukan ruang kompromi kebijakan. Zona rehabilitasi bukan ruang negosiasi. Konservasi bukan ornamen pembangunan,” kata Ikhsan.

Jika pelajaran dari Jepang terus diabaikan, bencana ekologis di masa depan bukan lagi risiko, melainkan kepastian –harga mahal dari kegagalan menjaga hulu kehidupan.

Awal tahun 2026 seharusnya menjadi momentum untuk bertanya dengan jujur: apakah kita sedang membangun masa depan, atau justru sedang menggerusnya perlahan dari lereng gunung.*

Tags: Gunung CiremaiRefleksi 2025Wisata
ShareTweetSend

Related Posts

Destinasi Wisata Rageman Resto&Cafe Tawarkan Konsep Keluarga Terpadu
Lifestyle

Destinasi Wisata Rageman Resto&Cafe Tawarkan Konsep Keluarga Terpadu

4 Jan 2026 07:05
“Bandung, Tak Sekedar Destinasi”
Berita Utama

“Bandung, Tak Sekedar Destinasi”

3 Jan 2026 16:19
Kemenpar Sambut Kehadiran Wisatawan Mancanegara Pertama di Tahun 2026
Ekonomi

Kemenpar Sambut Kehadiran Wisatawan Mancanegara Pertama di Tahun 2026

2 Jan 2026 15:02
Surat Terbuka untuk Wali Kota Bandung
Berita Utama

Surat Terbuka untuk Wali Kota Bandung

31 Des 2025 03:35
Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Pada Ruas Tol Destinasi Wisata Selama Libur Nataru
News

Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Pada Ruas Tol Destinasi Wisata Selama Libur Nataru

27 Des 2025 22:47
Libur Nataru di Lereng Ciremai Jadi Pilihan Wisatawan Domestik
Daerah

Libur Nataru di Lereng Ciremai Jadi Pilihan Wisatawan Domestik

27 Des 2025 09:44
Next Post
Barcelona Terkendala Finansial, Transfer Aké Masih Jadi Tanda Tanya

Barcelona Bidik Bek Baru di Tengah Keterbatasan Skuad

BKSDA Jabar Minta Kejelasan Bupati Soal Temuan Tanah Status Quo Objek Wisata Linggarjati

BKSDA Jabar Minta Kejelasan Bupati Soal Temuan Tanah Status Quo Objek Wisata Linggarjati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

31 Des 2025 05:37
Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

1 Jan 2026 12:12
APAK Soroti Acara Anugerah Panca Waluya Disdik Jabar Kegiatan Hura-hura yang Berindikasi Penyelewengan

APAK Soroti Acara Anugerah Panca Waluya Disdik Jabar Kegiatan Hura-hura yang Berindikasi Penyelewengan

2 Jan 2026 17:22
Essay Akhir Tahun 2025: “BILA PERAMPOK DAN PENJILAT BERSATU”

Essay Akhir Tahun 2025: “BILA PERAMPOK DAN PENJILAT BERSATU”

30 Des 2025 08:47
Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

0
Gulai Bandeng, Favorit Semua

Gulai Bandeng, Favorit Semua

0
Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Bambu Nasional Dari Hulu Hingga Hilir

Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Bambu Nasional Dari Hulu Hingga Hilir

0
Sering Kesemutan dan Nyeri? Waspadai Gejala Saraf Kejepit!

Sering Kesemutan dan Nyeri? Waspadai Gejala Saraf Kejepit!

0
Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

4 Jan 2026 15:03
Sering Kesemutan dan Nyeri? Waspadai Gejala Saraf Kejepit!

Sering Kesemutan dan Nyeri? Waspadai Gejala Saraf Kejepit!

4 Jan 2026 14:32
Gulai Bandeng, Favorit Semua

Gulai Bandeng, Favorit Semua

4 Jan 2026 14:10
Jangan Sepelekan Kesehatan Tulang, Ini Langkah Menjaganya Sejak Dini

Jangan Sepelekan Kesehatan Tulang, Ini Langkah Menjaganya Sejak Dini

4 Jan 2026 13:31

Recent News

Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

Aksi Nyata Warga Dayeuhkolot, Kerja Bakti Atasi Banjir

4 Jan 2026 15:03
Sering Kesemutan dan Nyeri? Waspadai Gejala Saraf Kejepit!

Sering Kesemutan dan Nyeri? Waspadai Gejala Saraf Kejepit!

4 Jan 2026 14:32
Gulai Bandeng, Favorit Semua

Gulai Bandeng, Favorit Semua

4 Jan 2026 14:10
Jangan Sepelekan Kesehatan Tulang, Ini Langkah Menjaganya Sejak Dini

Jangan Sepelekan Kesehatan Tulang, Ini Langkah Menjaganya Sejak Dini

4 Jan 2026 13:31
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.