terasjabar.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025, CERMIN PERBAIKAN SISTEM BERNEGARA

Herman by Herman
27 Des 2025 06:37
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025, CERMIN PERBAIKAN SISTEM BERNEGARA

Secara garis besar bisa di kupas intisarinya :

Sistem Parlementer sudah di berlakukan di Indonesia, oleh the founding father dari sejak 1945 hingga 1959, yaitu selama 14 tahun masa Orde Lama. Bisa di bayangkan betapa kuatnya sistem ini, untuk menahan gejolak negara yang masih sangat rentan untuk bubar dalam seumur jagung, selain situasi agresi Belanda dan sekutunya yang berkehendak menguasai kembali Indonesia, di tambah pemberontakan-pemberontakan dalam negeri yang sama sekali tidak bisa di anggap ringan, disinilah peran pemerintahan yang di pimpin perdana menteri yang mampu menahan beban berat negara dari kehancuran. Eksistensi Presiden sebagai kepala negara dan simbol negara dengan di kawal Perdana Menteri, terbukti kokoh tegak berdiri, dan bisa menjadi sumber kekuatan persatuan dan perjuangan mempertahankan negara dari kehancuran. Dengan bukti tersebut, sesungguhnya jatuh bangun pemerintahan yang di pimpin Perdana Menteri di sa’at itu, sangatlah wajar jika dibandingkan dengan hasil dan prestasi mempertahankan eksistensi negara dari gempuran gelombang badai penghancur negara, baik dari luar ataupun dalam negeri sendiri.

Premis Dekrit Presiden tahun 1959, yang memulai sistem presidentil, dari titik itulah dimulainya Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang di persatukan dalam kepemimpinan seorang presiden, dan dari sejak itulah kepala negara menjadi tidak terhormat lagi, dan dimulainya serangan-serangan politis langsung dan frontal kepada presiden selaku kepala pemerintahan. Terbukti Soekarno, sang proklamator jatuh di tahun 1967, apapun dalihnya hanya bertahan 8 tahun, dari sejak dekrit presiden.

Sistem Presidentil terus di pertahankan di era orde baru, era reformasi hingga sa’at ini. Namun nurani bangsa tidak bisa di bohongi, bahwa sistem ini membawa pada ketidakjelasan antara Incumbent dan Oposisi, yang membuat semua kekuatan politis berorientasi pragmatisme politis, dengan minimnya adu gagasan yang merupakan parameter produktifitas demokrasi. Dengan berpacunya pragmatisme politis inilah sehingga terjadi biasnya pembatas antara incumbent dan oposisi. Yang terjadi sekarang ini, adalah incumbent rasa oposisi, dan oposisi rasa incumbent, akibatnya setiap ide gagasan demokrasi yang produktif dan utuh menjadi redup, tertutup oleh bayang-bayang sistem munafiq, mencla-mencle, tidak ksatria, bahkan bangga dengan dosa-dosa politik menggunting dalam lipatan. Itulah yang terjadi sinetron politik yang memuakkan di tanah air Indonesia tercinta.

ADVERTISEMENT

Momentum usulan Presiden Prabowo untuk pilkada kembali di pilih oleh DPRD, adalah satu keniscayaan, jika kembali kepada sistem parlementer, otomatis Gubernur, Bupati dan Walikota di pilih oleh DPRD, sederajat dengan Perdana Menteri yang dipilih oleh DPR RI dan DPD RI, jadi sejatinya usulan Presiden Prabowo ini, yang terbaik adalah menggelindingnya REFORMASI JILID 2, yang mengembalikan sistem bernegara yang lebih baik, dari Presidentil kepada Parlementer kembali.

RELATED POSTS

Komisi VIII Dorong Kesiapsiagaan Pemerintah Hadapi Haji 2026

Sherly Theresia ; “Pemerintah Harus Menyiapkan Regulasi yang Komprehensif, di Sektor Pendidikan dan Peningkatan Kualitas SDM”

Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah untuk Prioritaskan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

H. Untung Meminta Pemerintah Memberi Rasa Aman kepada Jemaah yang Tertahan di Arab Saudi

Bupati Bandung : Pemerintah Hadir untuk Jamin Kelancaran Mudik dan Perayaan Idulfitri

Sistem parlementer inilah yang akan menjadikan sistem bernegara lebih sehat, dimana pemilihan langsung eksekutif oleh Rakyat, hanya pilpres. Dan presiden kembali menjadi kepala negara dan simbol negara yang utuh, yang tidak boleh sama sekali di kuyo-kuyo, dan punya kewenangan melantik Perdana Menteri, dan punya hak Veto, manakala Perdana Menteri telah nyata-nyata menyimpang dalam menjalankan pemerintahannya. Dengan adanya kepala negara dan simbol negara yang jelas ini, tentu saja sesuai dengan DNA kerajaan-kerajaan, yang merupakan budaya asli Indonesia, salurannya jelas. Bahwa Indonesia punya Raja lima tahunan yang bernama Presiden.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: PemerintahRefleksi akhir tahun
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi VIII Dorong Kesiapsiagaan Pemerintah Hadapi Haji 2026
News

Komisi VIII Dorong Kesiapsiagaan Pemerintah Hadapi Haji 2026

12 Mar 2026 10:49
Sherly Theresia ; “Pemerintah Harus Menyiapkan Regulasi yang Komprehensif,  di Sektor Pendidikan dan Peningkatan Kualitas SDM”
Berita Utama

Sherly Theresia ; “Pemerintah Harus Menyiapkan Regulasi yang Komprehensif, di Sektor Pendidikan dan Peningkatan Kualitas SDM”

11 Mar 2026 09:35
Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah untuk Prioritaskan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Berita Utama

Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah untuk Prioritaskan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

9 Mar 2026 09:12
H. Untung Meminta Pemerintah Memberi Rasa Aman kepada Jemaah yang Tertahan di Arab Saudi
Wakil Rakyat

H. Untung Meminta Pemerintah Memberi Rasa Aman kepada Jemaah yang Tertahan di Arab Saudi

7 Mar 2026 17:48
Bupati Bandung : Pemerintah Hadir untuk Jamin Kelancaran Mudik dan Perayaan Idulfitri
Berita Utama

Bupati Bandung : Pemerintah Hadir untuk Jamin Kelancaran Mudik dan Perayaan Idulfitri

7 Mar 2026 16:02
Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin
News

Produksi Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Rakyat Miskin

24 Feb 2026 20:25
Next Post
Libur Nataru di Lereng Ciremai Jadi Pilihan Wisatawan Domestik

Libur Nataru di Lereng Ciremai Jadi Pilihan Wisatawan Domestik

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 12 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Sabtu 27 Desember 2025: Galeri 24 dan UBS Kompak Naik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Ultrajaya Milk Bandung Buka Loker 2 Posisi Sekaligus, Minat?

PT Ultrajaya Milk Bandung Buka Loker 2 Posisi Sekaligus, Minat?

27 Mar 2026 15:39
Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

24 Mar 2026 16:43
Buat Lulusan SMK, UniTAG Bandung Buka Loker Posisi Staff Gudang

Buat Lulusan SMK, UniTAG Bandung Buka Loker Posisi Staff Gudang

25 Mar 2026 13:49
Kejati Jabar Akan Mulai Penyelidikan Penyimpangan Proyek PJU Bernilai Ratusan Miliar

Kejati Jabar Akan Mulai Penyelidikan Penyimpangan Proyek PJU Bernilai Ratusan Miliar

24 Mar 2026 15:48
Menpar Apresiasi Layanan Optimal Bagi Wisatawan Selama Libur Lebaran

Menpar Apresiasi Layanan Optimal Bagi Wisatawan Selama Libur Lebaran

0
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

0
Tol Cikampek

Antisipasi Puncak Arus Balik pada 28-29 Maret 2026, Kemenhub Siapkan Hal Ini

0
Ini Curhat Putra Presiden Iran soal Perang, dari Suara Rudal hingga Air Mata untuk Neneknya

Ini Curhat Putra Presiden Iran soal Perang, dari Suara Rudal hingga Air Mata untuk Neneknya

0
Menpar Apresiasi Layanan Optimal Bagi Wisatawan Selama Libur Lebaran

Menpar Apresiasi Layanan Optimal Bagi Wisatawan Selama Libur Lebaran

28 Mar 2026 00:38
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

28 Mar 2026 00:11
Tol Cikampek

Antisipasi Puncak Arus Balik pada 28-29 Maret 2026, Kemenhub Siapkan Hal Ini

27 Mar 2026 23:49
Bingung? Ini Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Bali yang Cocok jadi Buah Tangan

Bingung? Ini Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Bali yang Cocok jadi Buah Tangan

27 Mar 2026 22:00
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.