terasjabar.id
Selasa, 9 Desember 2025
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 9 Desember 2025
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Bandung Raya

RAPBD 2026 Kabupaten Bandung Turun, Kang DS Tetap Pro Rakyat

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
29 Sep 2025 20:27
in Bandung Raya
Reading Time: 3 mins read
A A
0
RAPBD 2026 Kabupaten Bandung Turun, Kang DS Tetap Pro Rakyat

TERASJABAR.ID – Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan Pengantar Nota Keuangan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin (29/9/2025).

Dalam paparannya, bupati yang lebih akrab disapa Kang DS ini menjelaskan bahwa RAPBD 2026 disusun berdasarkan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama DPRD pada 11 Agustus 2025 lalu.

Rincian RAPBD Kabupaten Bandung tahun anggaran 2026 memuat total pendapatan sebesar Rp6,06 triliun dengan belanja sebesar Rp6,18 triliun. Dengan demikian terdapat defisit sebesar Rp114 miliar yang akan ditutup dari pembiayaan daerah.

Pendapatan daerah senilai Rp6,06 triliun terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,05 triliun, transfer pemerintah pusat dan antardaerah sebesar Rp3,98 triliun, serta pendapatan lain yang sah sebesar Rp35 miliar.

Sementara itu, belanja daerah mencapai Rp6,18 triliun yang meliputi belanja operasi Rp4,48 triliun, belanja modal Rp746,19 miliar, belanja tidak terduga Rp50 miliar, dan belanja transfer Rp897,90 miliar.

Dari belanja operasi, sebagian besar dialokasikan untuk belanja pegawai sebesar Rp2,51 triliun, belanja barang dan jasa Rp1,60 triliun, serta hibah dan bantuan sosial sekitar Rp360 miliar.

Sedangkan untuk belanja modal, pemerintah mengalokasikan Rp366,02 miliar untuk pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi, serta Rp254,71 miliar untuk gedung dan bangunan.

Kang DS juga menyoroti adanya penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026.

RELATED POSTS

Longsor di Arjasari Kab. Bandung, 3 Warga Masih Tertimbun, 1 Selamat dan 7 Rumah Terdampak

BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Nagreg

Lantik 309 Kepala Sekolah, Bupati Bandung Minta Kepsek Sukseskan Program Presiden

Kabupaten Bandung Terancam Defisit Guru, Apa yang Dilakukan Kang DS, Luar Biasa, Dorong Penguatan Regulasi PPPK Guru

Kab. Bandung Diguncang Gempa Bumi Tektonik 2,9 Magnitudo

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Keuangan nomor S/62/PK/2025, Kabupaten Bandung hanya akan menerima TKD sebesar Rp2,6 triliun, turun Rp935 miliar dari rencana awal sebesar Rp3,6 triliun.

“Kita sadar bahwa ada TKD yang berkurang, dari Rp3,6 triliun yang kita rencanakan menjadi Rp2,6 triliun. Sementara gaji saja itu mencapai Rp2,5 triliun. Sehingga, kalau kita melihat postur APBD 2026, kalau mau balance artinya ada program yang dihapus, maka terkait hal ini perlu pembahasan yang betul-betul komprehensif antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Meski demikian, Kang DS tetap optimistis bahwa penyesuaian ini tidak akan berpengaruh terlalu signifikan terhadap pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

“Saya siap dan selalu optimistis dengan adanya penyesuaian. Kita buatkan skema APBD-nya, yang paling penting saya sepakat bahwa belanja ini harus sesuai dengan keinginan kita bersama, yaitu berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dia juga menekankan adanya tiga program prioritas Presiden yang menjadi pengganti dari pengurangan TKD, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya jika ketiga program tersebut mampu dikelola
dengan baik maka akan membuat perekonomian di Kabupaten Bandung berkembang pesat.

“Kalau kita lihat, memang ada pengurangan TKD, tapi ada pengganti, yaitu tiga program prioritas Presiden. Kalau kita lihat secara keseluruhan, uang yang akan berputar di tahun 2026 ini kurang lebih sekitar Rp15 triliun. Dengan skema multiplier effect, jumlah itu bisa mencapai Rp150 triliun karena uang akan berputar di masyarakat. Maka, kita harus bisa menangkap peluang dalam kondisi efisiensi. Harus ada pemikiran-pemikiran yang sehat. Jangan merasa diri sendiri benar, kita harus bahas bersama,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Kang DS juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal RAPBD 2026 secara akuntabel. “Insyaallah kita akan bahas secara komprehensif dan transparan. Nanti akan disampaikan hasilnya pada pembahasan akhir APBD kita di 2026,” paparnya.

Selain RAPBD, Kang DS juga menyampaikan dua Raperda untuk dibahas bersama DPRD pada rapat paripurna tersebut, yaitu Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2020 mengenai penyediaan, penyerahan, dan pengelolaan prasarana, sarana, dan utilitas umum perumahan dan permukiman, serta Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Tahun 2025–2045.***

Tags: Kabupaten BandungRAPBD 2026
ShareTweetSend

Related Posts

Longsor di Arjasari Kab. Bandung, 3 Warga Masih Tertimbun, 1 Selamat dan 7 Rumah Terdampak
Daerah

Longsor di Arjasari Kab. Bandung, 3 Warga Masih Tertimbun, 1 Selamat dan 7 Rumah Terdampak

6 Des 2025 12:29
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Nagreg
News

BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Nagreg

29 Nov 2025 17:10
Lantik 309 Kepala Sekolah, Bupati Bandung Minta Kepsek Sukseskan Program Presiden
Bandung Raya

Lantik 309 Kepala Sekolah, Bupati Bandung Minta Kepsek Sukseskan Program Presiden

29 Nov 2025 11:28
Kabupaten Bandung Terancam Defisit Guru, Apa yang Dilakukan Kang DS, Luar Biasa,  Dorong Penguatan Regulasi PPPK Guru
Bandung Raya

Kabupaten Bandung Terancam Defisit Guru, Apa yang Dilakukan Kang DS, Luar Biasa, Dorong Penguatan Regulasi PPPK Guru

24 Nov 2025 18:31
Kab. Bandung Diguncang Gempa Bumi Tektonik 2,9 Magnitudo
Bandung Raya

Kab. Bandung Diguncang Gempa Bumi Tektonik 2,9 Magnitudo

19 Nov 2025 15:22
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmi Hadirkan Program Bengkel Z-Auto
Ekonomi

BAZNAS Kabupaten Bandung Resmi Hadirkan Program Bengkel Z-Auto

17 Nov 2025 13:40
Next Post
Angin Kencang Kembali Terjang Soreang, Dinding Rumah Bertingkat Roboh

Angin Kencang Kembali Terjang Soreang, Dinding Rumah Bertingkat Roboh

Program Makan Bergizi Gratis di Cirebon Dikecam, SPPG Diminta Penuhi SOP

Program Makan Bergizi Gratis di Cirebon Dikecam, SPPG Diminta Penuhi SOP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kajati Jabar Tunjuk Jaksa untuk Dalami Kasus PJU yang Seret Orang Dekat Gubernur Jabar

Kajati Jabar Tunjuk Jaksa untuk Dalami Kasus PJU yang Seret Orang Dekat Gubernur Jabar

3 Des 2025 20:32
Gila Tenan, Tiang PJU Rp13 Juta Dijual ke Negara Rp32 Juta, APAK Ungkap Sosok AFR dan US

Gila Tenan, Tiang PJU Rp13 Juta Dijual ke Negara Rp32 Juta, APAK Ungkap Sosok AFR dan US

4 Des 2025 07:16
Remaja 14 Tahun  Berkubutuhan Khusus Hanyut di Citarum Katapang

Remaja 14 Tahun Berkubutuhan Khusus Hanyut di Citarum Katapang

8 Des 2025 14:46
Ageung Sumaryana Terpilih Jadi Forum Purna Bhakti Disdik Kota Cirebon

Ageung Sumaryana Terpilih Jadi Forum Purna Bhakti Disdik Kota Cirebon

3 Des 2025 16:10
Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Ini Kata Menkeu Purbaya

Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Ini Kata Menkeu Purbaya

0
Industri Olahraga Jadi Motor Baru Manufaktur, Kemenperin Siapkan Strategi Terpadu

Industri Olahraga Jadi Motor Baru Manufaktur, Kemenperin Siapkan Strategi Terpadu

0
Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

0
Pedagang Makanan  di Kawasan Diponegoro Akan Ditertibkan

Pedagang Makanan di Kawasan Diponegoro Akan Ditertibkan

0
Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Ini Kata Menkeu Purbaya

Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Ini Kata Menkeu Purbaya

8 Des 2025 23:57
Industri Olahraga Jadi Motor Baru Manufaktur, Kemenperin Siapkan Strategi Terpadu

Industri Olahraga Jadi Motor Baru Manufaktur, Kemenperin Siapkan Strategi Terpadu

8 Des 2025 23:15
Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

8 Des 2025 22:34
Pedagang Makanan  di Kawasan Diponegoro Akan Ditertibkan

Pedagang Makanan di Kawasan Diponegoro Akan Ditertibkan

8 Des 2025 22:15

Recent News

Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Ini Kata Menkeu Purbaya

Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Ini Kata Menkeu Purbaya

8 Des 2025 23:57
Industri Olahraga Jadi Motor Baru Manufaktur, Kemenperin Siapkan Strategi Terpadu

Industri Olahraga Jadi Motor Baru Manufaktur, Kemenperin Siapkan Strategi Terpadu

8 Des 2025 23:15
Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

8 Des 2025 22:34
Pedagang Makanan  di Kawasan Diponegoro Akan Ditertibkan

Pedagang Makanan di Kawasan Diponegoro Akan Ditertibkan

8 Des 2025 22:15
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.