TERASJABAR.ID – Mantan pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli, meyakini Juventus masih punya peluang membalikkan ketertinggalan 5-2 dari Galatasaray pada leg kedua play-off Liga Champions.
Bianconeri butuh kemenangan selisih tiga gol untuk menjaga asa, atau empat gol agar lolos tanpa adu penalti, setelah tumbang di Istanbul.
Menurut Prandelli, tugas itu memang berat, terlebih menghadapi lini depan Galatasaray yang dipimpin Victor Osimhen. Namun bukan mustahil.
Ia menilai tim asuhan Luciano Spalletti mampu menciptakan kejutan jika bisa mencetak gol cepat dalam 20 menit pertama, karena momentum psikologis dapat berubah drastis.
Ia bahkan menyebut Spalletti sebagai sosok yang bisa menjadi “Cristiano Ronaldo”-nya Juventus saat ini.
Meski tidak bermain di lapangan, pengalaman dan karisma sang pelatih dianggap sebagai faktor penentu.
Terakhir kali Juve melakukan comeback besar di Liga Champions terjadi pada musim 2018-19, ketika Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick ke gawang Atlético Madrid.
Di sisi lain, Juventus juga akan menghadapi AS Roma dalam laga krusial Serie A akhir pekan nanti.
Meski ada pertimbangan finansial, –sekitar €15 juta untuk tiket 16 besar dan €60 juta untuk finis empat besar liga– Prandelli menegaskan pelatih harus fokus pada aspek teknis, bukan hitung-hitungan ekonomi.-***

















