Kisah Mistis Pendaki yang Sempat Hilang di Gunung Tiga Hari Bertahan Hidup Tanpa Makan Minum

Kisah Mistis Pendaki yang Sempat Hilang di Gunung Tiga Hari Bertahan Hidup Tanpa Makan Minum
Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Jumat, 11 Juni 2021 12:46 WIB

Terasjabar.id - Seorang pendaki gunung bernama Eva alias Bau Arifah (24) di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, berhasil bertahan hidup seorang diri atau Survivor di Gunung Abbo. Selama bertahan hidup, dia mengalami banyak kisah mistis.

Dia mendaki Gunung Abbo pada Sabtu (5/6/2021) bersama sembilan rekannya. Keesokan harinya, Minggu (6/6/2021), saat pamit hendak buang air kecil, dia hilang.

Rabu (9/6/2021), pendaki gunung perempuan itu ditemukan di celah bebatuan. Banyak kisah mistis yang dialami Eva saat bertahan hidup selama tiga hari hilang.

Terbukti, dia ditemukan hanya berjarak sekitar 150 meter dari tenda yang didirikan.

Komandan Tim Operasi Pencarian, Dadang Tarkas menjelaskan, saat ditemukan, Eva sang survivor dalam keadaan sadar dan lemah karena tiga hari tidak makan dan minum.

Penemuan Eva berawal dari ditemukannya jaket miliknya. Dadang menyisir lagi lokasi sekitar penemuan jaket.

Tidak berapa lama, Eva berhasil ditemukan.

“Pukul 14.00 Wita tim gabungan berhasil menemukan Eva. posisi korban sadar, dia bersandar di batu sambil memanggil orangtuanya” katanya.

Anehnya, meski tiga hari haling, Eva justru ditemukan tidak jauh dari titik awal dinyatakan hilang.

",Atau sekitar 150 meter dari lokasi didirikannya tenda. Kondisi lokasi temuannha sangat curam, batu cadasnya tajam-tajam. Bahkan ada beberapa dari tim kami yang juga cedera akibat medan yang memang sangat sulit,” tambahnya

Dari laporan yang diterima, ada beberapa kejanggalan yang dirasakan selama proses pencarian korban.

“Wilayah itu sangat besar dan ada mistisnya. Lokasi itu diketahui bekas perkampungan, hal inilah yang menjadi pertimbangan kami dan pihak keluarga untuk melibatkan paranormal dalam kegiatan pencarian tersebut,” ujarnya.

Pengakuan mengejutkan muncul dari Eva.

Kata dia, semua berawal saat dia buang air dekat sungai. Tak ingin sendalnya basah, dia menyimpannya di atas batu di pinggir sungai. Setelah buang air kecil, dia mundur lalu tak sadarkan diri.

"Saat terbangun, saya sudah berada di dalam sebuah goa," kata Eva, di Puskesmas Bantimurung, Rabu malam.

Merasa di dalam goa, perempuan pendaki gunung itu seringkali tertidur. Kata dia, seingatnya sempat empat kali bangun.

"Saat itu yang saya rasakan hanyalah mengantuk. Dan lebih banyak tertidur. Saya beberapa kali terbangun, dan setiap kali bangun, saya sudah ada di tempat yang berbeda," katanya.

Selama di goa, dia merasa kehausan. Namun anehnya justru rasa kantuk lebih berat.

"Saya sempat merasa haus sekali dan meminta tolong untuk diberikan air putih, tapi sampai saya tertidur lagi tidak ada orang yang datang menolong. Setiap saya terbangun, haus saya sudah hilang," ujarnya.

Lebih menyeramkan, selama hilang tiga hari, selama itu pula dia dicari tim gabungan. Dia tahu, cuma tidak bisa berbuat banyak.

"Entah hari apa itu, sempat saya lihat bayangan orang yang mencari. Tapi karena saya kira hanya halusinasi, maka saya tidak bersuara. Setelah itu saya tertidur kembali," katanya.

Kemudian, dalam tidurnya, dia berkunjung ke rumah neneknya diantar dokter berkerudung.

Di rumah neneknya, Eva ditawarkan beragam makanan namun ia tolak.

"Saya hanya minta dibuatkan jelly dengan sirup nenas, lalu nenekku membuatnya di wadah yang besar sekali dan saya mengobrol dengan nenek. Tapi lagi-lagi saya kembali tersadar bahwa itu bukan rumah nenekku dan saya masih berada di dalam goa," ujarnya

Beberapa saat sebelum ditemukan, dia mendengar suara orang memanggil namanya. Dia mulai sadar, terlebih suara itu mendekat dan dia mencium bau parfum laki-laki. Dia sempat mengira itu makhluk halus.

"Saat pertama kali mencium parfum laki-laki, saya mohon untuk diberikan petunjuk. Kalau memang yang datang adalah orang baik maka berikanlah petunjuk. Saya memastikan dulu apakah itu orang yang mencari saya atau halusinasi. Aroma parfum yang kedua kembali saya cium. Barulah saat itu, saya menjawab panggilan mereka dan berkata adaka disini, tapi tidak bisa bergerak," jelasnya.(Tribunjabar,id)




Sulawesi Selatan Viral Gunung Abbo eva Cerit Mistis


Loading...