Advertisement

Tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Ini yang Dikatakan Calon Penumpang KA

Tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Ini yang Dikatakan Calon Penumpang KA
Ilustrasi (iNews.id : Google)
Editor: Epenz Hot News —Senin, 15 Februari 2021 12:03 WIB

Terasjabar.id –  Calon penumpang kereta api melakukan tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat guna mendeteksi virus Covid-19.

Tes tersebut dinilai calon penumpang lebih praktis dan efisien, karena . cukup mengeluarkan biaya Rp 20 ribu saja.

Salah satu calon penumpang yang ikut tes GeNose C19 yakni Nuzul Yatmoko (60) yang nanti malam akan pergi ke Surabaya, pagi ini ia melakukan tes Genose. 

Menurut dia, tes tersebut lebih efisien dan praktis, dibandingkan dengan rapid test antigen.

Menurutnya tes GeNose C19 lebih aman secara pengambilan sampel. “Jadi caranya, bernapas melalui mulut sebanyak tiga kali, napas pertama dan kedua diembuskan melalui mulut dengan masker tertutup,” jelasnya.

Pengambilan napas ketiga diembuskan dengan meniup ke dalam kantong udara sampai penuh. 

Setelah itu segera tutup kantong tersebut dengan menekan katup warna biru. Pastikan tidak merokok, makan, dan minum minimal 30 menit sebelum melakukan tes, kecuali minum air putih saja.

"Kayaknya lebih simpel dan lebih enak daripada kita harus tes antigen itu hidung di masukin alat kalau kita enggak siap, sakit kan," katanya saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/02/2021).

FOLLOW JUGA :

Lanjut dia menjelaskan, hasil tes pun tergolong cepat. Ia memperkirakan hanya sekitar satu menit untuk memperoleh hasil tes melalui metode GeNose C19, 

"Sebentar kok, paling satu menitan, nih hasilnya saya negatif," jelasnya.

Dari segi biaya, lanjutnya, tes GeNose C19 hanya mengeluarkan biaya Rp20 ribu. Hal ini menurut dia jauh lebih murah ketimbang rapid test antigen yang bisa berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

"Kalau dulu tes antigen waktu naik pesawat kan Rp150 ribu, nah sekarang di sini (Stasiun Gambir) lebih murah Rp105 ribu biasanya Rp150 ribu sampai Rp200 ribu. Ini (tes GeNose C19) lebih efisien dan lebih murah, untuk masyarakat lebih terjangkau lah. Ya, semoga pandemi bisa cepat berakhir ya," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, GeNose (Gadjah Mada Electronic Nose) C19 adalah alat yang meniru cara kerja hidung manusia dengan memanfaatkan sistem pengindraan (larik sensor gas) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam membedakan pola senyawa yang dideteksi.

Alat yang dikembangkan para peneliti Universitas Gajah Mada tersebut memiliki  tingkat akurasi sebesar 93 hingga 95 persen.

Mendeteksi Covid-19 hanya dalam waktu kurang lebih tiga menit. Memiliki izin edar alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI pada 24 Desember 2020. (CR02/tri) 


Disadur dari Poskota.co.id

Tes Genose C19 Pandemi Covid-19 Calon Penumpang Kereta Api Pandemi Covid-19 Stasiun Gambir


Loading...