Advertisement

Kantornya Akan Didemo Elemen Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja, Jokowi Hari Ini Justru di Istana Bogor

Kantornya Akan Didemo Elemen Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja, Jokowi Hari Ini Justru di Istana Bogor
Tribunjakarta
Editor: Malda Berita Viral —Jumat, 16 Oktober 2020 13:52 WIB

Terasjabar.id - Siang ini Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar unjuk rasa di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Mereka mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu untuk mencabut UU Cipta Kerja yang dianggap banyak merugikan masyarakat.

Namun, aksi mahasiswa itu dipastikan akan bertepuk sebelah tangan lantaran sang presiden sepanjang hari ini justru beraktivitas di Istana Kepresidenan, Bogor.

"Bapak di (Istana) Bogor," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, kepada Kompas.com, Jumat (16/10/2020).

Heru menyebutkan, di Bogor Jokowi akan menerima sejumlah tamu dan menteri.

Namun, ia enggan menyebutkan tamu dan menteri yang akan bertemu Jokowi karena agendanya bersifat internal.

"Agendanya intern, tapi kerja, ada menerima beberapa tamu dan menteri," kata Heru.

Sementara itu, Koordinator Pusat BEM SI, Remy Hastian mengatakan pihaknyaa tetap mendesak Presiden untuk mengeluarkan Perppu untuk mencabut Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan.

UU itu mendapat sorotan karena memuat aturan yang bisa merugikan pekerja hingga merusak lingkungan.

Tak hanya hari ini, saat BEM SI menggelar aksi pada 8 Oktober lalu yang berakhir ricuh, Jokowi juga tak berada di Istana Negara.

Saat itu, Presiden Jokowi lebih memilih melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Timur.

Jokowi baru memberi tanggapan soal aksi unjuk rasa keesokan harinya.

Kepala Negara menyebut aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja disebabkan oleh hoaks dan disinformasi.

Ia juga meminta pihak yang keberatan dengan UU itu menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dijaga 8.000 Personel Polisi

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wiraga Dimas Tama, mengatakan sebanyak 8.000 personel kepolisian siap berjaga-jaga saat unjuk rasa berlangsung di sekitar Istana Merdeka.

"Gabungan dari seluruh wilayah, TNI-Polri dan lainnya, total ada 8.000 personel bertugas hari ini untuk mengamankan unjuk rasa BEM SI," kata Wiraga, saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2020).

Terkhusus dari Polres Metro Jakarta Pusat, lanjutnya, 300 personel polisi disiapkan membantu mengamankan unjuk rasa tersebut.

tribunnews
Situasi terkini di Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (16/10/2020). (Tribun Jakarta/Pebby Ade Liana)

"Kalau dari Polres Metro Jakarta Pusat ada 300 personel," jelas Wiraga.

Diketahui, ribuan mahasiswa dari BEM SI akan berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, di depan Istana Merdeka Jakarta Pusat.

Wiraga menambahkan, aksi unjuk rasa BEM SI diminta tertib dan mematuhi protokol Covid-19.

"Kami harapkan begitu karena ini masih pandemi. Tapi hak menyampaikan pendapat, ya silakan saja asal sesuai aturan," tutup Wiraga.

Jalan Menuju Istana Merdeka Ditutup

Mengantisipasi adanya demo hari ini, jalan Menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat ditutup.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup akses jalan yang menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, sejak Kamis (15/10/2020) malam.

Adapun rencananya hari ini Jumat (16/10/2020) giliran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah kampus yang akan menggelar unjuk rasa.

"Penutupan mulai pukul 23.00 WIB," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2020).

Sambodo menyebutkan, petugas kepolisian menutup Jalan Medan Merdeka Barat, Harmoni, Veteran 3, dan belokan Gambir mengarah Istana.

Petugas juga menyiapkan pengalihan beberapa arus kendaraan untuk menghindari kepadatan lalu lintas saat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di sekitar Istana Merdeka pada Jumat (16/10/2020).

"Ini situasional mengikuti kondisi di lapangan," ujar Sambodo.

Rute pengalihan arus lalu lintas yang disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya di kawasan sekitar Istana Merdeka:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju ke Jalan Veteran III diluruskan ke Traffic Light Harmoni.

2. Arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Timur yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jalan Perwira.

3. Arus lalu lintas dari Jalan Ridwan Rais yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.

4. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha dibelokkan ke kiri atau ke kanan Jalan Kebon Sirih.

5. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin dan arus lalu lintas dari Jalan Fachrudin yang akan belok ke kanan ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis.

6. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke Jalan Museum dibelokkan ke kiri maupun ke kanan, arus lalu lintas dari Jalan Majapahit yang akan belok ke kiri ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit.

7. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokkan ke kiri ke Jalan Juanda dan arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun dibelokkan ke kanan Jalan Gajah Mada.(Tribunjakarta.com)



Jokowi Omnibus Law Mahasiswa Jokowidodo UU Perpres Ciptaker


Related Post



Loading...