Hal ini sejalan dengan misi Program MBG yang menjadi prioritas nasional sebagai bentuk inovasi percepatan penurunan stunting.
“Program MBG merupakan tujuan mulia dari Bapak Presiden dengan memberikan gizi yang baik kepada generasi emas Indonesia. Ini merupakan investasi SDM dan menghapus stunting sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan dengan berputarnya roda perekonomian di daerah dan tentu bagi masa depan anak-anak di Indonesia,” jelasnya.
Di balik keberlangsungan Program MBG, Kementerian Ekraf memainkan peran penting dalam memastikan kualitas gizi, variasi menu dan rasa, standar kebersihan dapur, tampilan makanan, hingga pendampingan langsung bersama MasterChef sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional.
Apalagi subsektor kuliner menjadi subsektor prioritas dari 17 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia yang memberdayakan ekonomi lokal dan UMKM daerah.
Secara nasional, Program MBG telah menjangkau sekitar 65 juta penerima manfaat melalui lebih dari 21.897 unit SPPG. Target tahun ini, lebih dari 83 juta penerima manfaat dengan lebih dari 36.600 unit SPPG di seluruh Indonesia.
Dengan demikian kegiatan MASAMO diharapkan mampu diterima dengan baik dan berdampak optimal bagi ekosistem ekraf di daerah.
“Program MASAMO merupakan program Kementerian Ekraf yang bertujuan untuk penguatan subsektor kuliner sehingga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program prioritas nasional dalam mendorong kebangkitan industri kreatif berbasis kekayaan intelektual seluruh daerah sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Kami dari Pemerintah Kabupaten Pidie sangat mendukung program MBG serta MASAMO melalui pendampingan langsung bersama Master Chef,” ungkap Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar.
Selain peresmian Program MASAMO, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan simbolis set seragam koki berupa apron dan topi putih serta sertifikat bagi perwakilan SPPG. Diakhiri dengan demo memasak oleh Juri MasterChef Indonesia Norman Ismail.
Kementerian Ekraf senantiasa mendukung Program MBG yang tak hanya sekadar kebijakan, tetapi amanah moral bangsa, sebagai janji bahwa setiap anak Indonesia berhak atas kehidupan yang lebih sehat dan masa depan yang penuh harapan kuat.***
















