Evakuasi dilakukan dengan ekstra hati-hati. Rofik diikat pada tandu darurat dan ditarik ke atas menggunakan sistem tali. Sekitar pukul 07.30 WITA, ia berhasil dibawa ke Pos Plawangan Sembalun untuk mendapat pertolongan pertama, sebelum dirujuk ke Puskesmas Sembalun.
- Kitab Budaya Napak Tilas Padjajaran Kirab Mahkota Binokasih 2026,Upaya Pelestarian Budaya Sunda.
- iga Bank Milik Pemkab Tasikmalaya Akan Merger, OJK, Untuk Perkuat Permodalan dan Efisiensi
- Parmo Penyabit Rumput Hilang Misterius Menjelang Magrib
- Waspada Kejahatan Jalanan, Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Keamanan
- Kurang dari 24 Jam, Dua Begal Kurir Paket Ditangkap Polisi Polsek Astana Anyar di Pasirkoja
Keajaiban di Balik Keselamatan
Pemeriksaan medis menunjukkan Rofik hanya mengalami luka lecet di wajah dan tangan, memar di tubuh, serta kemungkinan keseleo ringan di pergelangan kaki. “Ini benar-benar keajaiban. Jatuh 20 meter di tebing seperti Letter E biasanya berakibat fatal, tapi vegetasi dan posisi tubuhnya saat jatuh membantu menyelamatkan,” ujar dr. Putu Eka, dokter yang menangani Rofik.
Faktor lain yang membantu adalah perlengkapan pendakian Rofik. Ia mengenakan helm pelindung, sepatu gunung dengan grip kuat, dan jaket tebal yang melindungi tubuhnya dari benturan. Selain itu, pengalaman pemandu dan respons cepat tim SAR menjadi kunci keberhasilan penyelamatan.
















