TERASJABAR.ID – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026, Saan Mustopa, menyampaikan bahwa pelayanan haji ramah lansia pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M sudah mulai terealisasi dengan baik, khususnya menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Pernyataan tersebut disampaikan Saan saat berada di Maktab 51 Arafah, Makkah, pada Selasa (26/5/2026), di tengah pergerakan jemaah haji Indonesia menuju Arafah.
Ia menilai layanan bagi jemaah lanjut usia sejauh ini berjalan cukup baik, mulai dari keberangkatan di Indonesia hingga kedatangan di Arab Saudi.
Menurutnya, seluruh proses, baik di Jeddah maupun Makkah hingga masuk ke Arafah, telah tertangani dengan cukup optimal.
“Sejauh yang kita ikutin ya, dari mulai keberangkatan sampai mereka tiba di Arab Saudi, baik di Jeddah maupun di Makkah, dan sekarang sudah masuk semua di Arafah. Sejauh ini penanganannya cukup baik,” kata Saan, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Selasa, 26 Mei 2026.
Saan menegaskan bahwa konsep haji ramah lansia kini tidak lagi sebatas slogan, melainkan sudah diwujudkan dalam bentuk pelayanan nyata kepada para jemaah.
Ia menyebut berbagai bentuk perhatian khusus bagi lansia sudah mulai diterapkan di lapangan.
Ia juga menilai hal tersebut membantu jemaah lanjut usia menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan nyaman, terutama saat memasuki fase puncak haji di Arafah.
Selain itu, Timwas Haji turut mencatat adanya peningkatan fasilitas di tenda reguler Arafah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia juga menyebut bahwa persoalan administrasi seperti kartu Nusuk sudah relatif terkendali.
Meski masih ada kasus kecil seperti beberapa jemaah yang belum menerima Nusuk, ia menilai secara umum data dan sistem sudah berjalan baik.
Namun, ia tetap meminta seluruh pihak penyelenggara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada fase Armuzna yang merupakan puncak krusial ibadah haji.-***











