TERASJABAR ID.– Destinasi wisata alam Lawang Angin di Desa/Kecamatan Subang, Kuningan, Jawa Barat, memiliki daya tarik tersendiri. Lokasinya berada di kawasan perbukitan Kuningan Selatan. Lokasi ini menawarkan panorama alam terbuka dengan sensasi seolah berada di “Negeri Atas Awan”. Akses jalan cukup mulus dan beraspal mulai dari alun-alun Kuningan menuju Desa Subang melewati rute Darma, pertigaan desa Cipasung, Selajambe dan jalan Desa Subang. Sementara menuju lokasi kawasan Lawang Angin masih ada penataan infrastruktur. Jarak tempuh dari kota Kuningan sekitar 45 KM bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.
Koordinator pengelola Wisata Lawang Angin, Teguh, menjelaskan, meskipun belum genap satu tahun, minat wisatawan terus meningkat, termasuk dari luar Kabupaten Kuningan, ucapnya, Senin (16/02/2026).
Daya tarik destinasi wisata Lawang angin, disaat pagi dan sore hari, pemandangan sekitarnya seperti berada di atas awan. Bahkan sejumlah komunitas maupun pelajar sudah banyak yang berkemah disini,” terang Teguh.
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, pengelola menyediakan sarana parkir, toilet yang bersih, serta musala. Wisatawan juga dapat menikmati sajian khas pedesaan seperti nasi liwet dengan aneka lauk, lalaban ditambah sambal yang menggoda selera, kelapa muda, hingga minuman lahang yang berasal dari pohon aren.
Disini ada warung yang setia menyediakan aneka cemilan, hingga berbagai minuman hangat dan dingin. Untuk akses listrik tersedia, sehingga mudah cas HP jika dibutuhkan.”Kami siap melayani sepenuh hati, demi kenyamanan pengunjung,” ungkap Teguh.

Dengan panorama alam yang khas, aktivitas camping, serta dukungan kuliner lokal, Lawang Angin diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata unggulan berbasis alam, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan.
Bupati Dian Rachmat Yanuar saat meninjau lokasi, mengingatkan pengembangan wisata harus sejalan dengan konsef konservasi. Lalu Pengelolaanya dikembangkan dengan optimal untuk meningkatkan PADes, BumDes dan investor. Sehingga perputaran ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, Adapun masalah akses jalan kedepan harus ditata lebih baik, demi kenyamanan wisatawan,














