TERASJABAR.ID – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau progres pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang hingga kini belum tuntas akibat kendala anggaran tahun 2025. Peninjauan tersebut di lakukan di SMA 20 kota Bekasi dan ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja serta laporan hasil pengawasan Dinas Pendidikan dan temuan anggota komisi di lapangan.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung saat melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 20 Kota Bekasi untuk meninjau progres pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), beberapa waktu lalu.
Menurut Yomanius peninjauan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab DPRD untuk memastikan adanya kepastian penyelesaian pembangunan, terutama menjelang tahun ajaran baru.
“Ada laporan dari Disdik dan teman-teman komisi di lapangan bahwa masih terdapat pembangunan yang belum tuntas di anggaran 2025. Maka menjadi kewajiban kami untuk memantau, meninjau, dan mendapatkan proyeksi penyelesaiannya,” ujarnya.
Yomanius menegaskan, peninjauan pembangunan RKB tersebut tidak semata berfokus pada aspek teknis fisik, melainkan lebih berfokus pada kebermanfaatan bangunan bagi peserta didik. Dari sisi daya tampung, sekolah tersebut belum terpenuhi sepenuhnya.
“Yang terpenting bagi kami adalah bangunan ini dapat dimanfaatkan siswa dengan nyaman saat tahun ajaran baru. Saat ini dari rencana 20 ruang kelas baru, yang sejauh ini baru 10 ruang sehingga pemanfaatannya masih dilakukan secara bertahap,” katanya.
Yomanius mengatakan, target penyelesaian pembangunan masih menunggu hasil evaluasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan proyeksi penyelesaian sisa pekerjaan sekitar 15 hingga 20 hari, serta adanya sejumlah catatan penting di lapangan, salah satunya terkait fasilitas sanitasi di dalam ruang kelas.
“Temuan di luar dugaan kami adalah toilet di dalam RKB tidak dilengkapi exhaust vent. Ini sangat rawan, karena bau bisa masuk ke ruang kelas, apalagi jika tekanan udara dari luar ke dalam. Saya belum bisa menilai efektif atau tidaknya, karena pekerjaannya belum selesai. Tapi orientasi kami tetap satu, yaitu kebermanfaatan bagi siswa-siswa sekolah,” tutupnya.
Dikutip dari : https://dprd.jabarprov.go.id/berita















