TERASJABAR.ID – Di tengah meningkatnya aktivitas jual beli, Komisi IX DPR RI turun langsung memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat tetap terjaga.
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan, bersama tim kunjungan kerja dan didampingi Balai Besar POM setempat melakukan pengambilan sampel sejumlah produk pangan yang banyak diminati selama puasa dan menjelang Lebaran.
Dari 32 sampel yang diuji, seluruhnya dinyatakan bebas dari zat berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin, dan pewarna tekstil.
“Alhamdulillah, seluruhnya aman. Ini penting untuk membangun rasa tenang masyarakat dalam berbelanja kebutuhan Ramadan,” ujar Netty, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Minggu, 22 Februari 2026.
Netty menyebut hasil tersebut penting untuk menumbuhkan rasa aman masyarakat saat berbelanja kebutuhan Ramadan.
Ia menegaskan, lonjakan konsumsi kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk meraih keuntungan instan dengan cara curang, sehingga pengawasan perlu diperketat.
Menurutnya, keamanan pangan bukan hanya tugas pemerintah dan Badan POM, melainkan tanggung jawab bersama produsen dan konsumen.
Publikasi hasil uji juga diyakini berdampak positif pada kepercayaan publik terhadap pedagang pasar tradisional.
Namun, Komisi IX mencatat persoalan serius pada produk perawatan kulit.
Dari tujuh kasus yang diperiksa, enam di antaranya terbukti mengandung merkuri.
Netty pun mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur hasil instan yang berisiko bagi kesehatan serta mendorong percepatan sertifikasi pengawas sesuai ketentuan KUHAP terbaru.-***
















