TERASJABAR.ID – Pertandingan Liga1 2024-2025 antara Persela Lamongan vs Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center, Jawa Timur, pada Selasa (18/2/2025), berakhir ricuh, para supporter masuk kelapangan dan merusak fasilitas stadion.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal memperlihatkan kedua tim saling jual beli serangan. Namun, Persela Lamongan harus tertinggal 0-1 dari Persijap Jepara.
Akan tetapi situasi berubah drastis pada menit ke-79, ketika flare dilemparkan dari tribun utara, diikuti oleh suporter dari tribun selatan yang turun ke lapangan.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas stadion menjadi sasaran amuk suporter. Bangku cadangan, papan sponsor, serta kaca di ruangan bawah stadion mengalami kerusakan, sementara salah satu gawang bahkan dibakar. Akibat insiden ini, pertandingan terpaksa dihentikan sebelum waktu normal berakhir.
Beruntung, dalam kericuhan ini tidak ada korban jiwa. Saat ini, pihak keamanan dan panitia pelaksana masih melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut. Sementara itu, PSSI berpotensi memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini.
Laga krusial ini terpaksa dihentikan akibat ulah suporter yang kecewa dengan hasil sementara pertandingan.
- Tips Cara Menghilangkan Bekas Jerawat, Pejuang Glow Up Wajib Tahu!
- Pemkab Bekasi Keluarkan Peringatan Dini, Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang dan Kering
- Kesehatan Jadi Sorotan, Pemkab Bekasi Lepas 445 Jemaah Haji Kloter 9
- Mediasi Tanpa Ketua Kadin Anindya Bakrie Cuma Memperpanjang Konflik Kadin Jabar
- Parung Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Kawasan Modern Terintegrasi di Utara Kabupaten Bogor
Presiden Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal, mengaku memahami besarnya antusiasme suporter, tetapi menekankan pentingnya belajar dari insiden ini.
Menurut Instagram Liga 2, pertandingan Persela vs Persijap yang terhenti pada menit 79 itu akan kembali dilanjutkan.
Tidak ada jeda dan ada perubahan venue pertandingan.
Persijap melalui Instagram resminya mengungkapkan, pada Selasa (18/2) malam akan bertolak ke Sidoarjo untuk melanjutkan pertandingan.
Setelah laga dilanjutkan dari menit 79, taka da lagi gol tercipta dan Persijap Jepara akhirnya lolos play off memperebutkan satu tiket tersisa promosi ke Liga 1 musim depan.


















