terasjabar.id
Minggu, 25 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 25 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

KEPO BRUTAL “Saat Mencari Aib, Jadi Budaya “

Herman by Herman
13 Okt 2025 07:47
in Opini, Berita Utama
Reading Time: 5 mins read
A A
0
KEPO BRUTAL “Saat Mencari Aib, Jadi Budaya “

Dari sisi spiritual, kepo adalah tanda hati yang belum tenang. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi).

Kalimat ini seharusnya menjadi filter bagi setiap jempol yang bergerak di layar. Tapi di zaman digital, menahan diri adalah laku yang paling sulit. Kita ingin tahu semuanya, ikut dalam semua perbincangan, dan menilai semua orang. Padahal hati yang tenteram bukan hati yang banyak tahu, tapi hati yang tahu kapan harus diam.

Dalam bahasa agama, kepoan adalah bentuk kecil dari tajassus — mencari-cari urusan orang lain. Al-Qur’an telah mengingatkan:
“Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain…” (QS. Al-Hujurat: 12).

Larangan ini bukan hanya moral pribadi, tapi panduan sosial. Karena masyarakat yang sibuk mengintai akan kehilangan rasa percaya. Kita hidup di masa di mana ghibah disebut update, tajassus disebut trending topic, dan riya dilabeli personal branding. Semua dibungkus dengan algoritma yang menghitung klik, bukan niat.

ADVERTISEMENT

Algoritma bekerja seperti setan halus: ia tahu apa yang kita suka, lalu memberikannya terus tanpa henti. Ia memperkuat sisi paling lemah dalam diri manusia — rasa penasaran, iri, dan haus perhatian. Makin sering kita klik gosip, makin banyak gosip yang muncul di beranda.

Makin sering kita lihat drama, makin banyak drama ditawarkan. Itulah kapitalisme pengawasan — surveillance capitalism — yang dijelaskan Shoshana Zuboff (2019): sistem yang menjual perhatian manusia dengan cara menanamkan kebiasaan. Kepo bukan lagi sifat, tapi produk industri.

RELATED POSTS

Bandung, City of Memories

MORAL FATIGUE

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

HILANGNYA KEMANUSIAN KITA

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

Dan tanpa sadar, kita semua sedang diternakkan oleh algoritma — bukan untuk berpikir, tapi untuk bereaksi. Ia tidak peduli kebenaran, ia hanya peduli keterlibatan (engagement). Semakin emosional respon kita, semakin sukses ia bekerja. Maka jangan heran, dunia digital kini dipenuhi marah, iri, dan debat tanpa makna. Kita pikir sedang berpendapat, padahal sedang dimanipulasi. Kita pikir bebas bersuara, padahal sedang dipelihara untuk tetap gaduh.

Secara sosial, budaya kepoan ini menciptakan krisis ukhuwah. Kita tahu segalanya tentang orang lain, tapi tak benar-benar mengenalnya. Kita menilai tanpa menyapa, mengomentari tanpa memahami. Hubungan sosial kehilangan kedalaman, berganti dengan koneksi semu. Manusia bukan lagi makhluk sosial, tapi makhluk digital yang kesepian bersama-sama.

Dalam pandangan spiritual, ini adalah ujian adab. Imam Al-Ghazali pernah mengingatkan: “Orang yang sibuk mencari aib orang lain akan lupa membersihkan hatinya sendiri.”
Dan benar, di dunia maya hari ini, banyak yang sibuk memperbaiki citra, tapi lupa memperbaiki jiwa. Kita menata feed Instagram, tapi membiarkan hati berantakan. Kita membersihkan foto, tapi bukan dosa.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Subchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Bandung, City of Memories
Berita Utama

Bandung, City of Memories

2 Jan 2026 03:20
MORAL FATIGUE
Berita Utama

MORAL FATIGUE

25 Des 2025 17:36
THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)
Opini

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

19 Des 2025 07:52
HILANGNYA KEMANUSIAN KITA
Berita Utama

HILANGNYA KEMANUSIAN KITA

13 Des 2025 13:34
MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)
Berita Utama

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

28 Nov 2025 10:33
Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi
Berita Utama

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

20 Nov 2025 13:45
Next Post
Tanpa Yamal, Barcelona Hadapi Tantangan Berat di Markas Newcastle

Lamine Yamal Siap Tempur, Barcelona Optimistis Jalani Laga El Clasico

Crystal Palace Tegas! Tak Ada Tekanan untuk Jual Adam Wharton ke Manchester United

Crystal Palace Tegas! Tak Ada Tekanan untuk Jual Adam Wharton ke Manchester United

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saksikan MasterChef Indonesia S13, Berikut Jadwal Acara RCTI Hari Ini Sabtu 13 Desember 2025

Jadwal Acara RCTI Sabtu 24 Januari 2026, Ada MasterChef Indonesia S13, Simak Jam Tayangnya

24 Jan 2026 11:01
Ormas PP dan Gibas Bentrok di Kafe Lembang, Satu Tewas Empat Luka

Ormas PP dan Gibas Bentrok di Kafe Lembang, Satu Tewas Empat Luka

21 Jan 2026 22:05
Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat, Timbun Puluhan Rumah, 6 Orang Dilaporkan Meninggal, 84 Orang Dalam Pencarian

Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat, Timbun Puluhan Rumah, 6 Orang Dilaporkan Meninggal, 84 Orang Dalam Pencarian

24 Jan 2026 12:02
Pendaftar Tembus 261 Pelamar, Pansel KPI Ajak Talenta Terbaik Kawal Penyiaran Nasional

Pendaftar Tembus 261 Pelamar, Pansel KPI Ajak Talenta Terbaik Kawal Penyiaran Nasional

20 Jan 2026 13:33
Genangan Banjir Rutin Dayeuhkolot Diatasi, Pentahelix Siapkan Langkah Preventif

Genangan Banjir Rutin Dayeuhkolot Diatasi, Pentahelix Siapkan Langkah Preventif

0
Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua Lembang

Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua Lembang

0
Tarik Dokter ke Daerah, Menkes Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta per Bulan

Tarik Dokter ke Daerah, Menkes Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta per Bulan

0
Longsor di Cisarua KBB, H. Untung Prihatin Banyaknya Jumlah Warga yang Tewas Tertimbun

Longsor di Cisarua KBB, H. Untung Prihatin Banyaknya Jumlah Warga yang Tewas Tertimbun

0
Genangan Banjir Rutin Dayeuhkolot Diatasi, Pentahelix Siapkan Langkah Preventif

Genangan Banjir Rutin Dayeuhkolot Diatasi, Pentahelix Siapkan Langkah Preventif

24 Jan 2026 22:43
Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua Lembang

Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua Lembang

24 Jan 2026 21:34
Tarik Dokter ke Daerah, Menkes Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta per Bulan

Tarik Dokter ke Daerah, Menkes Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta per Bulan

24 Jan 2026 20:53
Longsor di Cisarua KBB, H. Untung Prihatin Banyaknya Jumlah Warga yang Tewas Tertimbun

Longsor di Cisarua KBB, H. Untung Prihatin Banyaknya Jumlah Warga yang Tewas Tertimbun

24 Jan 2026 20:45
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.