“Inilah kira-kira gambarannya, karena penyaluran ini diharapkan bisa cepat tapi juga tepat sasaran, prudent, penuh kehati-hatian, bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu kita terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mengirim data dengan baik,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris menjelaskan hingga Kamis (5/3), PT Pos sudah berhasil menyalurkan bantuan isian hunian dan BSSE kepada kurang lebih 17 ribu KPM atau lebih dari 26 persen. Jumlah tersebut akan terus bertambah dan selesai sebelum lebaran.
“Dalam waktu berapa hari ke depan, jadi secara total seperti yang disampaikan Pak Menteri tadi. Dari 67 ribu keluarga penerima manfaat, kami targetkan tanggal 15 nanti sudah selesai semuanya. Sehingga kita harapkan sebelum lebaran, semua saudara-saudara kita sudah menerima haknya, baik itu tadi bantuan isian hunian kemudian bantuan stimulan sosial ekonomi,” katanya.
Haris juga mengatakan PT Pos akan segera menyalurkan bantuan jaminan hidup. Dengan dukungan Kantor Pos yang tersebar diberbagai wilayah, Haris berharap penerima bisa segera menerima haknya.
“Harapan kita nantinya dengan ketersebaran kantor kami, termasuk juga kalau penerima mungkin karena sudah mau persiapan lebaran, tidak ada di tempat. Cukup menghubungi (atau) datang ke Kantor Pos kami, nanti teman-teman saya di Kantor Pos, itu akan mengontak kami dari Satgas Pusat, untuk mungkin bisa juga kita bayarkan di tempat dia melakukan silaturahmi Idul Fitri,” imbuhnya.
Haris menerangkan proses penyaluran akan melibatkan Kantor-Kantor Pos di tiga Provinsi tersebut, melalui tiga cara penyaluran yakni dibayarkan di Kantor Pos, di Komunitas (Kantor Desa, Kelurahan, dan lain sebagainya), serta diantarkan secara langsung khususnya kepada penerima lansia atau penerima dalam kondisi sakit.
“Kami sudah melakukan proses penyaluran dalam tiga hari ini dengan melibatkan Kantor Pos kita. Jadi kantor kita kalau di tiga Provinsi ini lebih kurang 454 kantor.” pungkasnya.***
















