Kemudian pengembangan peralatan-peralatan pascapanen, hingga model bisnis baru yang bisa dikembangkan untuk generasi milenial, Gen Z, dan generasi berikutnya seperti bidang pariwisata dengan penguatan-penguatan menggunakan teknologi informasi atau promosi pertanian lewat pengayaan video editing dan lainnya.
“Kemudian juga pelatihan-pelatihan yang mungkin diperlukan untuk manajer-manajer dari koperasi. Nanti kami dengan perguruan tinggi lain bekerja sama untuk bisa menyukseskan dan mengoptimalkan 83.000 Kopdes yang akan dibangun,” tuturnya.
Sebelum melaksanakan penandatanganan MoU, dalam kesempatan berkunjung ke Universitas Padjadjaran tersebut, Menkop juga menyempatkan diri menghadiri Upacara Wisuda Gelombang II Universitas Padjajaran Tahun Akademik 2025/2026.***










