“Koperasi selain badan usaha untuk kegiatan bisnis usaha tapi juga menjalankan misi membawa nilai seperti nilai sosial, kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong yang selama ini relatif tergantikan,” kata Menkop.
Sementara itu, Kepala BP Taskin menyambut baik sinergi ini sebagai langkah nyata dalam mempercepat pengentasan kemiskinan secara permanen.
Menurutnya koperasi menjadi satu-satunya lembaga ekonomi kerakyatan yang bisa menghapus kemiskinan ekstrim di masyarakat.
“Tidak ada pengentasan kemiskinan permanen tanpa koperasi, tugas Kemenkop memastikan yang terentaskan itu permanen tidak jatuh miskin lagi (melalui unit usaha koperasi),” katanya.
Ia menekankan bahwa BP Taskin tidak hanya menyediakan data-data penduduk miskin, tetapi juga akan terlibat dalam monitoring dan evaluasi program yang dijalankan bersama Kemenkop.
Dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba program percepatan pengentasan kemiskinan melalui koperasi di berbagai wilayah di Indonesia.
“Sinergi ini akan memastikan bahwa setiap intervensi benar-benar berdampak pada pengurangan kemiskinan,” katanya.***









