Selain itu, pencetakan dan pengiriman buku bacaan bermutu akan menyasar 27.627 satuan pendidikan jenjang SD dan SMP.
Untuk tahun 2026, Kemendikdasmen juga akan melaksanakan sejumlah direktif baru dari Presiden Republik Indonesia. Di antaranya penambahan sasaran Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan sebanyak 60.000 satuan pendidikan yang pendanaannya akan diusulkan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT).
Digitalisasi pembelajaran juga akan diperkuat melalui penambahan tiga papan interaktif digital (PID) per satuan pendidikan yang pendanaannya diusulkan melalui ABT.
Sejalan dengan arahan Presiden agar siswa memperkuat kemampuan menulis, pemerintah akan memberikan bantuan pembelian buku tulis dan alat tulis bagi peserta didik kelas awal sekolah dasar (kelas 1, 2, dan 3 SD).
Selain itu, pengembangan sekolah terintegrasi direncanakan dibangun di tingkat kecamatan di seluruh Indonesia, dengan sistem pembelajaran berkelanjutan antarjenjang untuk mencetak lulusan yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, mengapresiasi Kemendikdasmen atas capaian Kemendikdasmen pada tahun anggaran 2025.
“Ini menunjukkan upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional sebagaimana amanat undang-undang itu semakin meningkat di tahun 2025, dan semoga akan meningkat lagi di tahun 2026,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menyatakan dukungan atas arahan direktif Presiden untuk TA 2026. “Ini menjadi tanggung jawab kita juga. Komisi X punya concern terhadap ini, supaya kami juga bisa mendapatkan banyak informasi nanti bagaimana upaya dan langkah-langkah yang bisa dikolaborasikan,” tambahnya.
Melalui perencanaan program prioritas dan pengelolaan anggaran yang terarah, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses, meningkatkan mutu, serta memperkuat karakter peserta didik di seluruh Indonesia.
Sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan setiap kebijakan pendidikan memberikan dampak nyata bagi seluruh anak Indonesia.***
















